Breaking News:

Virus Corona

Bagi Penyintas, Kapan Waktu yang Tepat untuk Melakukan Vaksinasi Covid-19?

Muncul pertanyaan apakah seseorang yang sudah pernah terinfeksi Virus Corona atau penyintas itu masih perlu atau boleh mendapatkan vaksinasi Covid-19?

WARTAKOTA/Henry Lopulalan
Sebanyak 17 tenaga medis yang terdiri dari 5 tenaga medis dari Puskemas Gambir dan 12 tenaga medis dari Dinas Kesehatan menerima vaksin Covid-19 Sinovac di Puskesmas Gambir, Cideng, Jakarta Pusat , Kamis (14/1/2021). Bagi Penyintas, Kapan Waktu yang Tepat untuk Melakukan Vaksinasi Covid-19? 

TRIBUNWOW.COM - Muncul pertanyaan apakah seseorang yang sudah pernah terinfeksi Virus Corona atau penyintas itu masih perlu atau boleh mendapatkan vaksinasi Covid-19?

Jika iya, pertanyaan keduanya adalah kapan waktu yang tepat?

Seperti yang diketahui, vaksinasi menjadi langkah penting untuk mengendalikan penularan Covid-19, selain tetap juga diimbangi dengan menjaga protokol kesehatan yang ketat.

Baca juga: Jangan Berlebihan Konsumsi Vitamin D, Bukan Bantu Pencegahan Covid-19 malah Bisa Jadi Racun

Baca juga: Pasien Covid-19 yang Tak Boleh Isolasi Mandiri, Wiku: Komorbid, Bergejala dan Berusia 45 Tahun

Setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19, baik yang tanpa gejala hingga gejala ringan dan melakukan isolasi mandiri selama 10 hari atau yang bergejala sedang hingga berat dan membutuhkan perawatan di rumah sakit, Anda tetap perlu mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Tubuh Anda memang telah membangun antibodi terhadap virus corona, tapi masih ada kemungkinan untuk reinfeksi atau terinfeksi Covid-19 untuk kedua kalinya.

Sehingga, penting untuk mendapatkan vaksinasdi Covid-19 untuk membantu memperkuat meningkatkan antibodi.

Pakar penyakit menular Kristen Englund, MD dari Cleveland Clinic mengatakan, belum diketahui pasti berapa lama kekebalan alami Anda akan bertahan, setelah Anda terinfeksi Covid-19.

“Studi yang berfokus pada berapa lama kekebalan bertahan setelah positif Covid-19, hanya mencakup 200 pasien. Belum ada banyak data. Cara terbaik untuk memastikan Anda terlindungi dalah dengan divaksinasi,” jelas dr Englund.

Ia juka menekankan, bahwa bagi mereka yang pernah menderita Covid-19 dan memiliki gejala jangka panjang atau long Covid, mendapatkan vaksin covid-19 tampaknya bisa membantu pasien akhirnya pulih dari gejala long Covid.

“Jika Anda mengalami long Covid pada saat ini, harap pertimbangkan untuk mendapatkan vaksin. Itu tidak akan membuat kondisi Anda lebih buruk – bahkan ada kemungkinan vaksin membuat Anda merasa lebih baik," desaknya.

Baca juga: Daftar Makanan Bantu Cukupi Kebutuhan Vitamin C, D, dan Zinc untuk Pasien Covid-19 Isolasi Mandiri

Baca juga: Cegah Keluarga Tertular, Ini Rumah yang Ideal untuk Pasien Covid-19 Jalani Isolasi Mandiri

Lalu, berapa lama bisa mendapatkan vaksin Covid-19 setelah dinyatakan sembuh?

Dr Englund menyarankan untuk segera divaksinasi setelah selesai menjalani isolasi mandiri atau mendapatkan perawatan di rumah sakit dan dinyatakan sembuh oleh dokter yang merawat.

Namun, jika Anda menerima antibodi monoklonal selama perawatan Covid-19, maka Anda harus menunggu hingga 90 hari setelah sembuh dari Covid-19 untuk menerima vaksin.

“Jika Anda mendapatkan antibodi monoklonal, itu akan membuat Anda tidak dapat mengembangkan respons yang bagus terhadap vaksin. Jadi itu sebabnya, harus menunggu selama 90 hari sampai antibodi monoklonal itu keluar dari sistem kekebalan Anda,” ungkapnya.

Bisakah menularkan virus ke orang lain meskipun sudah divaksinasi?

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Tags:
Virus CoronaVaksinPenyintas Covid-19VaksinasiKristen Englund
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved