Virus Corona
Jokowi Beli Obat Covid-19 di Apotek, Semua Kosong hingga Telepon Menkes: Terus Saya Cari di Mana?
Presiden Jokowi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke apotek untuk memastikan ketersediaan obat-obatan untuk terapi Covid-19.
Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Mohamad Yoenus
Namun, apotek itu kebetulan juga tidak memiliki stok obat tersebut.
"Juga enggak ada (Favirapir)? tanya Jokowi tampak kaget.
Lebih lanjut, Presiden menanyakan ketersediaan vitamin D3.
Lagi-lagi, apotek tak memberikan jawaban memuaskan.
Pegawai apotek menyebut bahwa ketersediaan vitamin D3 ada, tetapi tidak lengkap.
"Vitamin D3 yang 1.000 ada. Yang 5.000 juga sudah tidak ada. Kita sudah pesan barang, barangnya sudah tidak dapat lagi pak," kata sang pegawai.
"Kalau suplemen multivitamin yang Becom-zet?," tanya Jokowi lagi.
"Becom-zet juga sudah lama kosong," jawab pegawai tersebut.
Presiden lalu menanyakan rekomendasi pengganti obat yang tidak didapatnya.
Obrolan Presiden di apotek berakhir kurang memuaskan dan sang pegawai menyarankan satu jenis obat multivitami.
"Penggantinya apa kalau ini," tanya Kepala Negara.
"Becom-zet biasanya kita tawarkan diganti Megative," jawab pegawai apotek mengakhiri.
Setelah sidak tersebut, Presiden Jokowi diketahui langsung menelpon Menteri Keseharan (Menkes) Budi Gunadi Sadikit untuk meminta penjelasan.
Baca juga: Jokowi akan Susul Menterinya Minta Maaf? Pramono Anung: Ringan-ringan Saja kalau Memang Waktunya
Jokowi Geram Stok Vaksin Menumpuk
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) geram karena stok vaksin dinilai masih banyak yang belum tersalurkan.