Breaking News:

Virus Corona

Vaksinasi Covid-19 Usia 12-17 Tahun Dimulai, Berikut Kondisi Anak yang Tak Dianjurkan untuk Divaksin

Selain untuk orang dewasa dan lansia, pemerintah mulai menggencarkan vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun. 

Youtube Nakita Chanel
dr. Rouli Nababan, Sp.A dalam tayangan Youtube Nakita Chanel pada Kamis, (22/7/2021). Dia menjelaskan bahwa tidak semua anak dianjurkan mendapat vaksin Covid-19. 

TRIBUNWOW.COM - Selain untuk orang dewasa dan lansia, pemerintah mulai menggencarkan vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun. 

Karena seperti diketahui anak juga rentan terpapa virus Covid-19

Terlebih akhir-akhir ini di mana terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia. 

Tercatat, kasus anak-anak terpapar Covid-19 juga ikut naik. 

Baca juga: Infeksi Covid-19 Bisa Sebabkan Gangguan Ingatan atau Brain Fog, Berikut Penjelasannya

Jenis vaksin yang diberikan pada anak-anak merupakan vaksin Covid-19 Sinovac yang berbahan dasar inactivated virus yang artinya virus yang sudah dimatikan.

"Kenapa yang dipakai Sinovac? karena memang vaksin ini sudah dilakukan uji klinis fase satu dan dua, ternyata hasilnya cukup baik ya untuk anak-anak, aman," kata dr. Rouli Nababan, Sp.A dalam tayangan Youtube Nakita Chanel pada Kamis, (22/7/2021).  

Dikatakan bahwa jumlah subjek anak-anak 12-17 tahun juga banyak. 

Dia menjelaskan pertimbangan lain mengapa vaksin juga diberikan kepada anak berusia 12-17 tahun. 

Menurutnya, anak-anak usia 12-17 tahun yang baru beranjak remaja memiliki mobilitas tinggi. 

"Susah kadang-kadang disuruh di rumah, karena kadang-kadang dia ingin bertemu temannya, bermain," ujarnya. 

Hal itu menyebabkan anak usia 12-17 tahun memiliki kemungkinan besar untuk berkerumun di luar rumah. 

Selain itu, anak dengan usia segitu sudah bisa merasakan dan memberitahu jika terjadi gejala ikutan pasca-vaksinasi. 

Menurutnya, kini juga banyak yang tengah menunggu untuk vaksinasi anak usia di bawah 12-17 tahun. 

"Sekarang sedang berjalan lagi penelitiannya. kalau hasilnya baik, bisa sesegera mungkin diberikan juga, karena itu penting juga ya," jelasnya. 

Namun, dia menjelaskan ada beberapa kondisi di mana anak usia 12-17 tahun tidak bisa menerima vaksin. 

Baca juga: Benarkah Paru-paru Tidak Bisa Kembali Normal Seusai Terinfeksi Covid-19?, Simak Penjelasan Dokter

Baca juga: Covid-19 Varian Delta Mulai Banyak Menginfeksi Anak, Ini Peran yang Harus Dilakukan Orangtua

Berikut beberapa kondisi anak tidak direkomendasikan mendapat vaksin Covid-19:

1.  Anak yang punya riwayat defisiensi imun. 

2. Anak yang memiliki penyakit autoimun yang tidak terkontrol.

3. Anak yang memiliki penyakit kelumpuhan pada otot (biasanya timul dari kaki hingga ke atas).

4. Anak yang memiliki riwayat penyakit saraf.

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved