Breaking News:

Virus Corona

Anak di Bawah 12 Tahun Belum Bisa Dapat Vaksin Covid-19, Kemenkes Beri Saran untuk Oangtua

Vaksin Covid-19 bagi anak baru menyasar untuk anak berusia 12 tahun hingga 17 tahun. 

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Elfan Fajar Nugroho
YouTube Kementerian Kesehatan RI
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Siti Nadia Tarmizi dalam keterangan pers terkait penjelasan vaksinasi Covid-19 bagi lansia, Jumat (19/2/2021). Nadia, juga menyampaikan perkembangan vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun. 

TRIBUNWOW.COM - Vaksin Covid-19 bagi anak baru menyasar untuk anak berusia 12 hingga 17 tahun. 

Padahal, seperti diketahui vaksin merupakan cara ampuh untuk mencegah penularan Covid-19 dan juga dapat mencegah perburukan jika masih terinfeksi Covid-19

"Sebenarnya kita tahu bahwa kalau kita lihat perjalanan Covid-19, itu seiring peningkatan usia juga resiko tertular Covid-19 juga menjadi besar," ujar Juru bicara program vaksinasi COVID-19 Kemenkes RI dr Siti Nadia Tarmizi, dalam diskusi yang tayang di Youtube FMB9ID_ IKP, Kamis (22/7/2021). 

Baca juga: Jangan Dipaksakan, 9 Kondisi Anak Ini Tak Boleh Divaksin Covid-19, Termasuk yang Baru Imunisasi Lain

Baca juga: Lakukan Isolasi Mandiri dengan Baik, Simak Anjuran dan Larangan bagi Pasien Covid-19 saat Isoman

Dia menyampaikan bahwa hingga saat ini pemerintah memang belum melakukan vaksin untuk anak di bawah 12 tahun. 

Oleh karenanya, orang tua diminta aktif untuk meningkatkan data tahan tubuh anak untuk menghindari anak terpapar Covid-19.

"Upaya untuk menjaga tentunya tetap menjalankan protokol kesehatan," lanjutnya. 

Nadia menjelaskan bahwa orang tua harus memastikan anak tidak mendekatkan anak pada hal yang menjadi resiko terpaparnya Covid-19

Misalnya, jika anak dibawa berkunjung ke tempat keluarga lain, melakukan perjalanan, atau makan direstoran.

"Itu kan sebenarnya menambah risiko anak-anak, karena mereka melakukan aktifitas di luar rumah," ujarnya. 

Padahal, risiko penularan itu sangat besar jika anak-anak melakukan aktifitas tersebut. 

Selain itu, Nadia juga mengingatkan agar orang tua yang memiliki anak kecil untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. 

Baca juga: Manfaat Minyak Jarak untuk Kembalikan Indra Penciuman yang Disebabkan Covid-19, Berikut Caranya

Baca juga: Ini Banyak Khasiat dari Jahe Merah, Dinilai Bermanfaat untuk Pemulihan Pasien Covid-19,

"Jika mereka dari rumah, kembali ke rumah pastikan protokol kesehatan untuk pencegahan seperti memastikan mengganti baju dari kantor, mandi dulu, kemudian kita berinteraksi dengan anak-anak kita," jelasnya. 

Selain itu, menjaga imunitas anak juga penting untuk mencegah anak mengalami penyakit termasuk infeksi Covid-19.

Diberitakan sebelumnya, Dokter Spesialis Anak di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSIA) Bina Medika, dr Marissa Pudjiadi memberikan beberapa tips yang harus dilakukan orang tua untuk menjaga sistem imun si anak.

Tips tersebut dibagikan dalam akun Youtube RSIA Bina Medika yaitu Bina Medika Chanel yang ditayangkan pada Jumat, (25/6/2021).

Berikut Beberapa Tips yang Bisa Dilakukan untuk Menjaga Sistem Imun Anak: 

1. Memberikan makanan yang berkualitas

Berkualitas di sini berarti memberikan anak makanan dengan gizi seimbang antara macronutrien dan micronutrien 

Makanan yang mengandung makronutrien adalah komponen makanan yang menyediakan energi untuk tubuh seperti protein, lemak, karbohidrat, dan air.

Sedangkan mikronutrien adalah komponen makanan yang menghasilkan nutrisi penting seperti mineral dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah yang lebih kecil

Mikronutrien ada beberapa macam, mikronutrien yang mendukung sistem imun anak adalah vitamin C, vitamin D, dan Zinc.

"Tetapi tentunya mikronutrien lain juga harus kita cukupkan terutama untuk tumbuh kembang si kecil," ujarnya.

2. Tidur yang Cukup 

Tidur dengan waktu yang cukup juga dapat menjaga sistem imun anak.

Anak-anak membutuhkan waktu tidur setidaknya 10 jam hingga 12 jam per hari untuk mendukung sistem imun anak.

Baca juga: Rentan Terinfeksi Covid-19, Ini Cara Tingkatkan Imun atau Daya Tahan Tubuh pada Lansia

3. Aktifitas Fisik

Anak juga membutuhkan aktifitas fisik yang cukup untuk menjaga sistem imun tubuh anak. 

Berdasarkan rekomenasid Ikatan Dokter Anak indonesia (IDAI), dr Marissa menjelaskan bahwa anak dengan usia 3 tahun hingga 6 tahun setidaknya membutuhkan aktifitas fisik selama 180 menit sehari atau 60 menit sehari jika melakukan aktifitas fisik sedang-berat.

Sedangkan untuk anak berusia 6 tahun hingga 13 tahun direkomendasikan untuk melakukan aktifitas yang lebih berat dengan waktu sekitar 60 menit perhari. 

Juga dapat melakukan aktifitas untuk penguatan otot dan tulang dalam 3 kali dalam satu minggu. 

"Pastikan hal-hal tadi untuk dilakukan, untuk mendukung sistem imun si kecil, dan apabila ayah bunda ingin mengajak si kecil jalan-jalan pikir-pikir lagi ya, supaya kita semua terlindungi dalam pandemi ini," jelasnya. 

Simak penjelasan Kemenkes mulai di menit ke 06.00

(Tribunwow.com/Afzal Nur Iman)

Baca Artikel Terkait Covid-19 Lainnya

Tags:
Virus CoronaCovid-19KemenkesVaksinasiVaksin
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved