Virus Corona
Rentan Terinfeksi Covid-19 dengan Gejala Berat, Penderita Asma Lakukan Ini untuk Cegah Virus Corona
Penderita penyakit asma memiliki risiko tinggi terpapar Covid-19, bahkan juga berpotensi memiliki gejala berat.
Editor: Elfan Fajar Nugroho
Ini menunjukkan bahwa asma mungkin bukan faktor risiko yang kuat untuk tertular virus.
Meskipun demikian, jika penderita asma memang tertular virus, mereka mungkin berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi dari Covid-19 dibandingkan dengan infeksi pernapasan lainnya, seperti flu.
Baca juga: Termasuk Ivermectin, Ini Daftar Obat yang Harus Dihindari Pasien Covid-19 saat Isolasi Mandiri
Hal ini disebabkan, virus corona memengaruhi saluran pernapasan bagian atas dan bawah, termasuk hidung, tenggorokan, dan paru-paru.
Virus ini dapat memicu serangan asma atau menyebabkan pneumonia atau penyakit pernapasan akut lainnya.
Masyarakat harus tetap minum obat asma seperti biasa selama pandemi.
Menjaga agar gejala asma tetap terkendali adalah salah satu metode terbaik yang dapat dilakukan penderita asma untuk melindungi diri mereka sendiri.
Ada beberapa tindakan pencegahan yang bisa dilakukan oleh penderita asma, berikut penjelasan lengkapnya.
Minum semua obat asma sesuai petunjuk
Penderita asma harus terus meminum semua obat asma, termasuk inhaler penyelamat, inhaler steroid, pil steroid, dan obat biologis sesuai petunjuk.
Asma yang tidak terkontrol merupakan ancaman kesehatan yang serius bagi penderita asma.
Asthma and Allergy Foundation of America (AAFA) merekomendasikan agar seseorang memiliki persediaan obat selama 14-30 hari.
Selain itu, ada beberapa rencana yang direkomendasikan, yakni sebagai berikut.
- Memiliki persediaan obat yang baik
- Mengetahui cara menggunakan inhaler dengan benar
- Menghindari pemicu asma
- Membersihkan dan mendisinfeksi permukaan yang sering disentuh, seperti gagang pintu dan meja dapur