Breaking News:

Virus Corona

Demam saat Isolasi Mandiri? Jangan Panik, Berikut Cara Perawatan Pasien Covid-19 di Rumah

Pasien Covid-19 tanpa gelaja atau gejala ringan bisa melakukan isolasi mandiri di rumah dengan mengikuti anjuran yang ditetapkan pemerintah

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Rekarinta Vintoko
KOMPAS.COM/HANDOUT
Ilustrasi Covid-19 atau Virus Corona, Kemenkes tidak menganjurkan pasien Covid-19 melakukan pengobatan tanpa berkonsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan, Rabu (7/7/2021). 

Dosis anak-anak dengan usia di bawah 18 tahun atau berat badan di bawah 50 kg, konsultasikan dengan tenaga kesehatan untuk dosis. 

Jika panas masih berlanjut tempelkan kain basah dingin di dahi. 

3. Jika kadar oksigen 90% atau lebih tetapi di bawah 94% hubungi tenaga kesehatan atau minta perawatan di RS.

Tenaga kesehatan mungkin memberikan resep steroid, jika demikian ikuti instruksinya dengan ketat, jangan melakukan pengobatan sendiri. 

Baca juga: Kenali Beda Gejala pada Covid-19, Ringan, Sedang, Berat, hingga Cara Perawatannya

4. Jika kadar oksigen di bawah 90% Anda mengalami Covid-19 berat. 

Hubungi penyedia layanan kesehatan atau minta segera di rawat di RS.

Gunakan oksigen dan minum steroid sesuai anjuran tenaga kesehatan jika tidak bisa segera di rawat di RS.  

5. Terkadang Covid-19 dapat menyebabkan infeksi bakteri sekunder dan infeksi jamur.

Jika Demikian tenaga kesehatan dapat menyarankan antibiotik atau anti jamur, ikuti instruksi tersebut dengan ketat dan jangan melakukan pengobatan sendiri. 

Baca juga: Gejala Ringan Covid-19 yang Biasa Muncul, Bisa Isolasi Mandiri di Rumah

Hal yang tidak dianjurkan oleh Kemenkes antara lain:

1. Melakukan pengobatan sendiri dengan antibiotik, antibiotik tidak berdampak pada virus termasuk Covid-19.

2. Jangan melakukan pengobatan sendiri dengan steroid. penggunaan steroid berlebih dapat berdampak serius.

3. Jangan melakukan pengobatan sendiri dengan obat lain, berkonsultasilah selalu dengan tenaga kesehatan jika ingin mengkonsumsi obat diluar obat yang dianjurkan. 

4. WHO tidak merekomendasikan penggunaan hidrosiklarokuin, lopinavir/ritonavir. 

Terkait suplemen dan hal yang harus ada di rumah juga sudah diringkas oleh Andi dan sudah dikampanyekan sejak tahun lalu, bahkan sejak awal pandemi.

Halaman 2/3
Tags:
DemamCovid-19Virus Coronaisolasi mandiri
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved