Virus Corona
Demam saat Isolasi Mandiri? Jangan Panik, Berikut Cara Perawatan Pasien Covid-19 di Rumah
Pasien Covid-19 tanpa gelaja atau gejala ringan bisa melakukan isolasi mandiri di rumah dengan mengikuti anjuran yang ditetapkan pemerintah
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Pasien Covid-19 tanpa gelaja atau gejala ringan bisa melakukan isolasi mandiri di rumah dengan mengikuti anjuran yang ditetapkan pemerintah.
Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah membagi pasien Covid-19 dengan beberapa klasifikasi yang bisa dibedakan yaitu tanpa gejala, gejala ringan, gejala sedang, dan gejala berat.
Untuk gejala sedang dan berat harus melakukan konsultasi dengan dokter untuk perawatan lebih lanjut.
Pada pasien tanpa gejala atau gejala ringan, ada beberapa gejala yang umum ditemui pada pasien Covid-19.
Baca juga: Ibu Menyusui Sedang Isolasi Mandiri? Ini Panduan Memberikan ASI bagi Ibu yang Positif Covid-19
Dikutip dari situs WHO, gejala paling umum adalah demam, batuk dan biasanya kering, merasa kelelahan.
Ada juga beberapa gejala yang ditemui pada pasien Covid-19 namun jarang terjadi yaitu rasa nyeri dan sakit, hidung tersumbat, sakit kepala, sakit tenggorokan, mual dan diare, kehilangan indera rasa atau penciuman, dan ruam pada kulit, atau perubahan warna jari tangan atau kaki.
Gejala setiap pasien Covid-19 bisa berbeda-beda dan bisa datang secara bertahap.
Pasien Covid-19 yang tengah menjalani isolasi mandiri bisa terkena gejala tersebut meski sebelumnya tidak memiliki gejala.
Kementerian Kesehatan juga membuat anjuran yang perlu diketahui agar pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri tetap aman.
Dilansir dari Instagram @kemenkes_ri pada Rabu (7/7/2021), pastikan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 melaporkan dirinya kepada lingkungan sekitar seperti Puskesmas, RT, RW dan tetangga di tempat isolasi mandiri dilakukan.
Mereka bisa membantu mengawasi kondisi dan membantu pasien selama menjalani isolasi.
Adapun beberapa hal untuk perawatan pasien Covid-19 adalah:
1. Ikuti instruksi tenaga kesehatan untuk obat-obatan yang digunakan selama masa perawatan.
2. Jika mengalami demam, nyeri otor, atau sakit kepala minum parasetamol dan ikuti petunjuk tenaga kesehatan untuk dosisnya.
Dosis orang dewasa biasanya satu atau dua tablet 500 mg atau satu tablet 650 mg, maksimal 4 kali dalam 24 jam dan selalu beri jarak antar dosis minimal 4 jam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrasi-covid-19-atau-virus-corona.jpg)