Breaking News:

Viral Medsos

Kasus Keluarga Pasien Pukul Perawat di Garut, Ternyata Ada Lanjutannya tapi Tak Terekam CCTV

Terungkap fakta lain dari kasus keluarga pasien memukul perawat di Garut yang terekam kamera CCTV.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
TribunJabar.id/Dok. Hendra Santoso
Rekaman CCTV memperlihatkan seorang perawat berhazmat hendak menuntun pasien menuju ranjang pemeriksaan di Puskesmas Pameungpeuk Garut. Terbaru, kasus ini kini telah berakhir damai karena ternyata pelaku dan korban adalah teman satu SMP. 

TRIBUNWOW.COM - Beberapa hari yang lalu sempat viral di media sosial, kasus keluarga pasien memukul seorang perawat.

Kejadian yang terekam kamera CCTV tersebut terjadi di Puskesmas Pameungpeuk, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (23/6/2021).

Ternyata setelah pemukulan terjadi, ada kejadian lain yang tidak terekam CCTV.

Rekaman CCTV memperlihatkan seorang perawat yang memakai hazmat hendak menuntun pasien menuju ranjang pemeriksaan di Puskesmas Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Rabu (23/5/2021) malam. Pada kejadian tersebut, keluarga pasien memukul perawat karena dianggap lama menggunakan APD.
Rekaman CCTV memperlihatkan seorang perawat yang memakai hazmat hendak menuntun pasien menuju ranjang pemeriksaan di Puskesmas Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Rabu (23/5/2021) malam. Pada kejadian tersebut, keluarga pasien memukul perawat karena dianggap lama menggunakan APD. (Kolase (TribunJabar.id/Dok. Hendra Santoso) dan (TribunJabar.id/Shidqi Al Ghifari))

Baca juga: Menyesal Hajar Perawat di Garut karena APD, Ini Pengakuan Pelaku Pemukulan yang Viral

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Sabtu (26/6/2021), kasus ini kini telah berakhir damai.

GR (25) selaku perawat yang menjadi korban awalnya melaporkan MR (25) ke polisi atas dugaan penganiayaan.

Namun setelah pelaku diamankan, korban akhirnya memaafkan MR.

Keduanya ternyata teman yang berasal dari SMP yang sama.

Kapolsek Pameungpeuk Iptu Dindi menjelaskan, sesungguhnya setelah pemukulan terjadi, ada kejadian lain yang berlangsung.

Kala itu seusai pelaku memukul korban, keluarga pelaku langsung meminta maaf ke pihak puskesmas.

Namun proses permintaan maaf tersebut tidak terekam kamera CCTV.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved