Viral Medsos
Menyesal Hajar Perawat di Garut karena APD, Ini Pengakuan Pelaku Pemukulan yang Viral
MR (24) menyesal dan meminta maaf telah melakukan pemukulan terhadap seorang perawat gara-gara menganggap korban lama memakai alat pelindung diri APD
Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - MR (24) sempat kabur seusai melakukan pemukulan terhadap seorang perawat di Puskesmas Pameungpeuk, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (23/6/2021).
Pada saat itu, MR menghajar perawat karena persoalan alat pelindung diri (APD).
Pelaku diketahui telah diamankan saat berada di rumah seorang keluarganya, pada Kamis (24/6/2021) malam, setelah aksinya itu viral di media sosial.

Baca juga: Perawat di Garut Dipukul Keluarga Pasien karena Pakai APD, Pemprov Jabar Tak Mau Salahkan Keduanya
Dikutip TribunWow.com dari TribunJabar.id, hal tersebut disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Dede Sopandi.
"Saat ini pelaku masih kami amankan di Polsek Pameungpeuk," ujar AKP Dede, Jumat (25/6/2021).
Setelah diamankan, pelaku mengakui telah melakukan pemukulan.
Ia menyesal dan meminta maaf atas kasus tersebut.
Kendati demikian, proses hukum terhadap pelaku akan terus berjalan.
MR mengatakan, dirinya pada saat itu emosi sehingga spontan memukul sang perawat.
"Saya memohon maaf," kata MR, Jumat (25/6/2021).
"Saya lakukan karena saya emosi dan spontanitas," sambungnya.
Korban Terlalu Lama Pakai APD
Dalam video viral tersebut, tampak seorang perawat yang memakai APD menuntun pasien Covid-19 menuju ranjang pemeriksaan.
Pasien itu diikuti seorang pria berbaju hitam yang merupakan keluarganya.
Seusai pasien berbaring di ranjang pemeriksaan, tiba-tiba pria berbaju hitam memukul perawat tersebut.
Baca juga: Tak Hanya Pukuli, Pelaku Pemukulan Perawat di Garut Juga Lakukan Ini ke Korbannya