Wacana Presiden 3 Periode
FAKTA Viral Tagar TangkapQodari, Bantah Jadi Penggagas Jokowi-Prabowo 2024: Saya Tidak Salah
Nama Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari kini ramai diperbincangkan di linimasa dengan tagar #TangkapQodari, Minggu (20/6/2021).
Editor: Lailatun Niqmah
"Ada yang dikenal, ada yang kurang dikenal. Yang kurang dikenal itu jauh lebih banyak daripada yang dikenal. Setuju bapak ibu sekalian?," ucap M Qodari kepada para peserta.
Atas hal tersebut, M Qodari menilai bahwa kemenangan Jokowi pada Pilpres 2014 dan 2019 tak mungkin diraih apabila hanya didukung oleh relawan yang dikenal.
Namun, ia berpandangan bahwa Jokowi dapat memenangkan kontestasi Pemilihan Presiden lantaran didukung oleh kerelawanan masyarakat.
"Jadi singkatnya, yang jadi relawan Jokowi itu, bukan hanya yang jadi Komisaris. Yang bukan komisaris ini juga relawan."
"Banyak begitu lho. Jadi kalau tidak kenal ya tidak apa, justru itu hal baik karena membuktikan bahwa pendukungnya Pak Jokowi itu banyak," ungkap M Qodari.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Komunitas Jok-Pro Timothy Ivan Triyono mengatakan bahwa dirinya,
Baron dan M Qodari adalah penggagas terbentuknya komunitas tersebut.
"Kalau ditanya siapa penggagasnya? Ya saya, Pak Baron, lalu ada Mas M Qodari sebagai penasihat di Jok-Pro 2024," tutur Ivan kepada Kompas.com, Jumat (18/6/2021).
Baca juga: Trending di Twitter Tagar TangkapQodari, Ini Peran Qodari dalam Usulan Jokowi-Prabowo 2024
Ia menceritakan bagaimana komunitas ini terbentuk bermula dari komunikasi antara dirinya, Baron Danardono Wibowo, dan M Qodari yang sama-sama menginginkan Jokowi kembali menjadi Presiden RI pada 2024.
Namun, kemudian M Qodari mengusulkan agar Jokowi dipasangkan dengan Prabowo Subianto.
Usulan itupun disetujui oleh Ivan dan Baron, hingga akhirnya muncul Komunitas Jok-Pro 2024.
"Saya dengan Pak Baron langsung berpikir wah ini nih (Jokowi Prabowo) cocok untuk kita dukung," kata dia. (Kompas.com/Nicholas Ryan Aditya)
Berita terkait M Qodari
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Klaim Dirinya Bukan Penggagas Jok-Pro 2024, Qodari: Tapi Rakyat Indonesia"