Breaking News:

Munarman Ditangkap

Respons DPR soal Penangkapan Munarman yang Diduga Langgar HAM: Ada Bukti yang Tak Bisa Diungkapkan

Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani memberikan tanggapan terkait penangkapan eks Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman.

ISTIMEWA via TribunJakarta.com
Munarman ditangkap Densus 88 dari rumahnya di Bukit Modern Blok G-5/8, RT 1/RW 13 Kelurahan Pondok Cabe Udik, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (27/4/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani memberikan tanggapan terkait penangkapan eks Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman.

Hal ini terkait dengan dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang dilakukan aparat saat menangkap Munarman.

Menurut Arsul Sani, pihak kepolisian sudah melakukan proses penindakan sesuai standar dengan bukti yang valid.

Sekjen PPP, Arsul Sani
Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani (Dennis Destryawan/Tribunnews.com)

Baca juga: Presenter Angkat Tangan Fadli Zon dan Kapitra Ampera Terus Debat soal Munarman, sampai Jeda Acara

Baca juga: Ngaku Tak Yakin Munarman Terlibat Terorisme, Refly Harun Singgung Kemungkinan Lain: Kalau Kritis Iya

Sebagaimana diungkapkannya dalam tayangan wawancara di kanal YouTube Kompas TV.

Diketahui, Munarman ditangkap secara mendadak dengan indikasi paksaan.

Ia diciduk dengan tergesa-gesa hingga tak sempat berpamitan pada keluarga, memakai sandal, ataupun memakai masker.

Bahkan, beredar footage saat Munarman digelandang aparat dengan dikenakan penutup mata.

Sejumlah kontroversi mencuat lantaran perlakuan polisi saat itu dinilai telah melanggar hak Munarman sebagai individu.

Terkait hal ini, Arsul Sani mewakili Komisi III DPR RI menyebutkan bahwa penangkapan tersebut sesuai dengan prosedur.

Pasalnya, aparat sudah mengantongi dua alat bukti yang cukup kuat.

"Siapa saja yang kemudian kepolisian itu memiliki paling tidak dua bukti yang cukup untuk katakanlah melakukan proses penindakan hukum," ujar Arsul Sani pada awak media, Jumat (30/04/2021).

"Termasuk terhadap siapapun, jangankan terhadap Munarman, sekarang di DPR RI saja kan sudah dilakukan proses penyelidikan oleh KPK, ya kita harus hormati kewenangan itu."

Di sisi lain, Arsul Sani mengatakan dirinya sempat berkomunikasi dengan Kepala Densus 88, Marthinus Hukom.

Kepadanya, Marthinus mengungkapkan adanya bukti yang masih dirahasiakan.

Namun, ini tak berarti bahwa DPR akan lepas tangan terkait hal ini dan berjanji melakukan penyelidikan mendalam.

"Saya terus terang sebagai anggota Komisi III DPR RI berkomunikasi dengan Pak Kepala Densus, Irjen Marthinus terkait dengan penangkapan ini," terang Arsul Sani.

"Beliau sampaikan ada bukti yang cukup, soal buktinya apa tidak bisa diungkapkan sekarang karena proses penyidikan."

"Nanti tentu kami akan dalami, dalam rapat kerja pengawasan antara Komisi III DPR RI dengan Kapolri," pungkasnya.

Baca juga: Penangkapan Munarman Melanggar HAM? Kompolnas: Percuma Ribut, Itu Masalah Sangat Sepele

Baca juga: Banyak yang Tuduh Penangkapan Munarman Langgar HAM, Kompolnas Ingatkan Satu Aturan Ini

Lihat tayangan selengkapnya dari menit pertama:

Bukti Munarman Terlibat Terorisme

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved