Breaking News:

Munarman Ditangkap

Profil Munarman yang Ditangkap Densus 88, Mantan Aktivis Hukum hingga Viral Siram Teh saat Live TV

Mantan Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman ditangkap tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri. Berikut profilnya.

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Rekarinta Vintoko
YouTube Akbar Faizal Uncensored
Juru Bicara FPI Munarman di YouTube Akbar Faizal Uncensored, Selasa (24/11/2020). Terbaru, Munarman ditangkap Densus 88 Antiteror atas dugaan terlibat dalam aksi terorisme. 

TRIBUNWOW.COM - Mantan Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman ditangkap tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri.

Ia diduga terlibat dalam aksi teror dengan cara menggerakkan orang lain, bermufakat jahat, serta menyembunyikan informasi tentang tindak pidana terorisme.

Munarman diamankan terkait baiat di UIN Jakarta, Makassar, serta Medan.

Eks Sekretaris Umum FPI Munarman dalam acara Mata Najwa, Rabu (7/4/2021) malam.
Eks Sekretaris Umum FPI Munarman dalam acara Mata Najwa, Rabu (7/4/2021) malam. (YouTube Najwa Shihab)

Baca juga: Kenal Lama dengan Munarman, Fadli Zon Tak Percaya Eks Sekretaris FPI Teroris: Kurang Kerjaan

Ia ditangkap di kediamannya di Klaster Lembah Pnius, Perumahan Modern Hill, Kelurahan Pondok Cabe Udik, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (27/4/2021) sekitar pukul 15.30 WIB.

Berikut TribunWow.com rangkum profil Munarman.

1. Aktivis Hukum

Dikutip dari Kompas.com, pria kelahiran Palembang, 16 September 1968 ini berkarier di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Palembang.

Ia juga sempat menjadi Koordinator Komisi Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Aceh pada 1999-2000.

Selanjutnya ia menjadi Ketua Dewan Pengurus Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) periode 2002-2017.

2. Menjadi Pengacara Abu Bakar Ba'asyir

Munarman pernah menjadi anggota tim pengacara pemimpin Majelis Mujahidin Indonesia, Abu Bakar Ba'asyir, yang dipidana atas kasus Bom Bali.

Sejak saat itu, ia mulai dekat dengan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Munarman ditangkap Densus 88 dari rumahnya di Bukit Modern Blok G-5/8, RT 1/RW 13 Kelurahan Pondok Cabe Udik, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (27/4/2021).
Munarman ditangkap Densus 88 dari rumahnya di Bukit Modern Blok G-5/8, RT 1/RW 13 Kelurahan Pondok Cabe Udik, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (27/4/2021). (ISTIMEWA via TribunJakarta.com)

Baca juga: Munarman Ditetapkan sebagai Tersangka, Tim Kuasa Hukum Benarkan: UU Terorisme, Banyak Pasalnya

3. Tergabung dengan FPI

Berawal dari kedekatannya dengan tokoh-tokoh HTI, Munarman mulai mengenak tokoh Islam lainnya seperti Pemimpin FPI Rizieq Shihab.

Ia menduduki jabatan penting di FPI sampai ormas tersebut dibubarkan pada Desember 2020.

4. Viral Siram Teh saat Live TV

Munarman sempat menjadi viral karena aksinya menyiram teh kepada Guru Besar Sosiologi Universitas Indonesia (UI) Thamrin Amal Tomagola.

Dikuitp dari Tribunnews.com, aksi itu dilakukannya ketika keduanya diundang dalam acara bincang-bincang di TvOne, Jumat (28/6/2013).

Dalam tayangan itu hadir pula Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Boy Rafli Amar.

Acara tersebut membahas sikap Polri terkait aksi sweeping oleh ormas selama bulan Ramadan.

Munarman merasa ormas FPI disudutkan dengan pernyataan Thamrin, walaupun Thamrin mengaku tidak pernah secara langsung menunjuk ormas tertentu.

Saat terjadi perdebatan dengan Thamrin, Munarman emosi dan mengambil gelas, lalu menyiramkannya ke Thamrin.

Munarman Saling Tunjuk dengan Najwa Shihab

Perdebatan terjadi antara mantan Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Front Pembela Isla dengan presenter Najwa Shihab.

Dilansir TribunWow.com, hal itu tampak dalam tayangan Mata Najwa di kanal YouTube Najwa Shihab, Rabu (7/4/2021).

Diketahui sempat beredar potongan video yang menunjukkan Munarman hadir dalam baiat kelompok yang terafiliasi dengan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Baca juga: Pengamat Tuduh Munarman Hendak Ngebom, Refly Harun: Basis Akademik atau Hanya Dapat Bocoran?

Ia mengaku hanya diundang FPI Makassar dalam seminar yang dilaksanakan sehari sebelumnya, kemudian diundang kembali dalam agenda baiat keesokan harinya.

Munarman membantah dengan menyebut dirinya tidak tahu tujuan acara hari kedua adalah pembaiatan.

"Saya tidak tahu (ada agenda pembaiatan), karena saya diundang di Kota Makassar. Karena tiket saya besoknya baru pulang dan itu pun siang, mereka menawarkan besok masih ada lagi," jelas Munarman.

Terjadi perdebatan antara mantan Sekretaris Umum FPI Munarman dengan presenter Najwa Shihab karena Munarman enggan menjawab pertanyaan, dalam Mata Najwa, Rabu (7/4/2021).
Terjadi perdebatan antara mantan Sekretaris Umum FPI Munarman dengan presenter Najwa Shihab karena Munarman enggan menjawab pertanyaan, dalam Mata Najwa, Rabu (7/4/2021). (Capture YouTube Najwa Shihab)

Najwa Shihab lalu menyinggung apakah polisi pernah memanggilnya untuk mengklarifikasi, mengingat video kehadiran Munarman menjadi viral di media sosial.

"Anda menyampaikan klarifikasi ini ke polisi? Sempat dipanggil tidak?" tanya Najwa Shihab.

"Perbuatan saya diundang apakah perbuatan pidana? Kenapa saya harus klarifikasi? Itu dulu," cetus Munarman.

"Pertanyaan saya, apakah sempat ada yang memanggil untuk klarifikasi?" tanya Najwa lagi.

Munarman membalasnya dengan balik bertanya karena merasa dituduh telah melakukan kejahatan.

"Pertanyaan saya apakah itu kejahatan? Saya tanya, makanya, apakah itu kejahatan?" cecar Munarman.

Ia mengaku hanya memberi materi seminar tentang bagaimana anggota FPI Makassar jangan terjebak dalam terorisme.

Baca juga: Sosok Muchsin Kamal, Penjual Senjata Online ke ZA: Eks Teroris yang Anti-ISIS dan Pebisnis Sukses

Najwa kembali mencecar karena merasa hanya menanyakan hal yang sederhana.

"Bang Munarman, saya bukan polisi. Saya bertanya pengalaman Anda. Apakah dipanggil? Pertanyaan saya itu," kata Najwa.

"Makanya saya jawab, karena itu bukan kejahatan," tegas Munarman.

"Pernah atau tidak? Anda tidak mau menjawab," tanya Najwa lagi.

Munarman justru memutar balik pertanyaan sang presenter.

"Berarti Anda minta saya dipanggil?" ucap Munarman sambil menunjuk Najwa.

"Perlu dipanggil tidak?" tanya Najwa ke narasumber lainnya.

Munarman menyebut pertanyaan itu berupaya menggiring opini terhadap dirinya.

Namun sampai akhir ia enggan mengakui.

"Jangan menggiring. Ini menggiring. Mbak Nana, dalam teori hukum itu namanya pertanyaan jebakan. Anda tidak boleh melakukan pertanyaan jebakan, itu berbahaya buat opini," katanya masih menunjuk Najwa.

"Pertanyaan saya simpel sekali, Anda pernah dipanggil atau tidak?" tanya Najwa lagi, yang tidak dijawab Munarman. (TribunWow.com/Brigitta)

Baca berita lainnya terkait penangkapan Munarman

Tags:
Munarman DitangkapMunarmanDensus 88FPIFront Pembela Islam (FPI)Rizieq ShihabTerorismeProfil
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved