Breaking News:

Reshuffle Kabinet

BTP Kandidat Kuat Menteri Investasi, Refly Harun: Sampai Kapanpun Ahok Tidak Bisa Menjadi Menteri

Refly Harun meyakini Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok tidak akan bisa menjabat sebagai menteri di Indonesia.

Instagram/@basukibtp
Komut Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok bersama dengan Ibu Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany menghadiri peresmian Taman Kota 1 di BSD, Tangerang Selatan, 5 April 2021. Terbaru, Refly Harun menyebut Ahok tidak mungkin menjadi Menteri Investasi. 

TRIBUNWOW.COM - Menyusul dibentuknya pos Kementerian Investasi, nama Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok disebut-sebut menjadi kandidat kuat untuk mengisi jabatan tersebut.

Menanggapi hal itu, pakar hukum tata negara Refly Harun memberikan pendapat berbeda.

Ia menyebut Ahok tidak akan pernah bisa menjadi menteri karena masa lalu yang bersangkutan.

Pakar hukum tata negara Refly Harun mengomentari soal heboh isu BTP alias Ahok menjadi kandidat kuat Menteri Investasi, Jumat (16/4/2021).
Pakar hukum tata negara Refly Harun mengomentari soal heboh isu BTP alias Ahok menjadi kandidat kuat Menteri Investasi, Jumat (16/4/2021). (YouTube Refly Harun)

Baca juga: Qodari Nilai Reshuffle Kabinet Jokowi Dilakukan untuk Akomodasi Kepentingan Parpol: Belum Berhasil

Penjelasan itu disampaikan oleh Refly dalam kanal YouTube miliknya @Refly Harun, Jumat (16/4/2021).

Refly menegaskan bahwa reshuffle kabinet adalah hak prerogatif dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Ia kemudian menyoroti soal aturan memilih menteri yang diatur dalam Undang-Undang Kementerian Negara.

Merujuk pada aturan itu, Refly menjelaskan alasan Ahok tidak mungkin bisa diangkat menjadi menteri.

"Mengenai Ahok, selama Undang-Undang Kementerian negara tidak diubah, maka selamanya itu pula Ahok tidak bisa menjadi menteri," kata dia.

"Spekulasi tentang Ahok itu tidak perlu lagi disebut-sebutkan terus-menerus."

Refly memaparkan soal sejumlah syarat menjadi menteri yang terkandung dalam Pasal 22 Undang-Undang Kementerian Negara UU No 39 tahun 2008.

Berikut sejumlah syarat menjadi menteri di Indonesia:

A. Warga Negara Indonesia

B. Bertakwa kepada Tuhan yang maha esa

C. Setia kepada Pancasila sebagai dasar negara Negara Republik Indonesia tahun 1945 dan cita-cita proklamasi kemerdekaan

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved