Breaking News:

Terkini Nasional

Kemnaker Unggah Aturan dan Mekanisme Pembayaran THR 2021, Ini Isinya, Bakal Dicicil?

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah memberi penjelasan tentang mekanisme pembayaran tunjangan hari raya (THR) 2021.

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Mohamad Yoenus
kemnaker.go.id
Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Ida Fauziyah membahas mekanisme pembayaran tunjangan hari raya (THR) 2021. 

TRIBUNWOW.COM - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah memberi penjelasan tentang mekanisme pembayaran tunjangan hari raya (THR) 2021.

Dilansir TribunWow.com, beredar wacana pemerintah mengizinkan THR 2021 dicicil sebagai akibat dari pandemi Covid-19.

Walaupun isu telah beredar di masyarakat, Menaker menegaskan skema pembayaran THR keagamaan 2021 masih dibahas bersama Dewan Pengupahan Nasional (Depenas) dan Tripartit Nasional (Tripnas).

ilustrasi uang. Terbaru, Kemnaker masih membahas mekanisme pembayaran tunjangan hari raya (THR), dengan opsi dicicil atau dibayar penuh.
ilustrasi uang. Terbaru, Kemnaker masih membahas mekanisme pembayaran tunjangan hari raya (THR), dengan opsi dicicil atau dibayar penuh. (Thinkstock)

Baca juga: Siap-siap Mulai 6-17 Mei, Ini 8 Poin Larangan Mudik Lebaran yang Dikeluarkan Pemerintah

Ia menyebut akan menyampaikan hasil pembahasan rapat pleno, seperti dikutip dari akun Instagram resmi @kemnaker, Rabu (7/3/2021).

“THR tentu pada saatnya akan kami sampaikan. Proses sekarang pembahasan di Tim Kerja Depenas dan Badan Pekerja Tripnas. Masukannya sudah disusun oleh kedua tim kerja tersebut, baik Depenas maupun Tripnas," jelas Menaker Ida Fauziyah.

"Nanti akan disampaikan melalui rapat pleno Tripartit Nasional,” lanjutnya.

Ia menyebut pembahasan dalam rapat pleno tersebut melibatkan kalangan pengusaha, pemerintah, serta pekerja atau buruh.

“Tripartit Nasional ini memberikan saran masukan kepada Menaker untuk mengambil langkah-langkah terkait dengan THR,” kata Ida.

Menurut Ida, situasi ekonomi belum membaik akibat pandemi.

Namun ia menegaskan THR adalah hak bagi pekerja dan kewajiban bagi pengusaha yang harus dilaksanakan.

“Tentu saja secara umum kami sampaikan bahwa THR itu adalah kewajiban pengusaha yang dibayarkan kepada pekerja. Ini adalah pendapatan nonupah yang biasanya diberikan pada saat-saat momentum hari raya (keagamaan),” jelasnya.

Baca juga: Tetap Ada Cuti Bersama di Tanggal Ini Mesti Larangan Mudik 6-17 Mei, Simak Syarat jika Ingin Pergi

Selain itu, pembahasan juga dilakukan bersama Depenas untuk mencari solusi pembayaran THR di tengah situasi pandemi.

Apabila pembahasan sudah selesai, selanjutnya Kemnaker akan melayangkan Surat Edaran THR.

"Tunggu saja, kami akan mendengarkan laporan dari Tim Kerja Depenas dan Badan Pekerja Trpartit Nasional. Setelah itu baru akan dikeluarkan ketentuan melalui surat edaran kepada pengusaha," papar Ida.

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved