Breaking News:

Isu Kudeta Partai Demokrat

Alasan Razman Arif Pilih Hengkang dari Demokrat Kubu Moeldoko, Sebut Nazaruddin Hanya Jadi Beban

Ketua Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat kubu Moeldoko, Razman Arif, mengundurkan diri.

Tribun Medan/ Jospeh Ginting
Razman Arif Nasution mengundurkan diri dari Partai Demokrat kubu Moeldoko. Ia mengaku tak sejalan dengan Nazaruddin dan Darmizal. 

TRIBUNWOW.COM - Ketua Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat kubu Moeldoko, Razman Arif, mengundurkan diri.

Dilansir TribunWow.com, Razman mengaku tak nyaman dengan keberadaan Nazaruddin dan Darmizal dalam partai hasil Kongres Luar Biasa (KLB) di Deliserdang, Sumatera Utara itu.

Hal tersebut diungkapkan Razman dalam kanal YouTube Kompas TV, Sabtu (3/4/2021).

Mantan Wakil Ketua DPC Kota Kotamobagu, Gerald Piter Runtuthomas (kiri), dan dua eks kader Demokrat M Nazaruddin (tengah) dan Jhoni Allen Marbun (kanan) saat acara KLB di Deliserdang, Jumat (5/3/2021). Terbaru, Demokrat kubu AHY menyindir kubu Moeldoko yang mengaku ingin membersihkan Partai Demokrat menggunakan Nazaruddin.
Mantan Wakil Ketua DPC Kota Kotamobagu, Gerald Piter Runtuthomas (kiri), dan dua eks kader Demokrat M Nazaruddin (tengah) dan Jhoni Allen Marbun (kanan) saat acara KLB di Deliserdang, Jumat (5/3/2021). (YouTube Agus Yudhoyono)

Baca juga: Yasonna Laoly soal Kisruh Demokrat: Barangkali Pak Moeldoko Belingsatan Akhirnya Keluar Kandang

Baca juga: Curhat Yasonna Laoly seusai Tolak Demokrat Kubu Moeldoko, Ngaku Sangat Dongkol pada Kubu AHY

Razman menganggap dirinya bunuh diri jika bertahan di Partai Demokrat kubu Moeldoko tanpa data-data yang akurat.

"Saya tidak mampu menyajikan data-data yang faktual," jelas Razman.

"Sama saja saya bunuh diri dan merusak reputasi saya."

Meski akhirnya hengkang, Razman tetap menganggap Moeldoko sebagai orang baik.

Ia bahkan yakin Moeldoko punya cara untuk menyelesaikan konflik ini.

"Saya tidak tahu Ketua Umum kami, Pak Moeldoko, punya pikiran yang lain," ucapnya.

"Tapi saya percaya Pak Moeldoko orang baik, dia pasti punya cara untuk mengatasi ini."

"Tapi mohon maaf Pak Moeldoko, saya izin, saya hari ini dengan terpaksa, berat hati, mengundurkan diri."

Baca juga: Sindiran Politisi untuk Moeldoko seusai Pemerintah Tolak Demokrat Versi KLB: Ketum Abal-abal Insaf

Baca juga: KLB Deli Serdang Ditolak, Demokrat Kini Ajak Moeldoko Gabung Resmi: Kalau Mau Jadi Cagub DKI

Razman menambahkan, ia merasa tak nyaman dengan keberadaan Nazaruddin dan Darmizal dalam Partai Demokrat kubu Moeldoko.

"Yang kedua, saya merasakan sekali ada perbedaan pendapat yang mendasar di dalam tubuh kami," kata Razman.

"Saya merasa kurang nyaman dan saya jujur, saya pernah ketua DPP partai pusat."

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved