Isu Kudeta Partai Demokrat
Andi Mallarangeng Terkekeh Bayangkan Moeldoko Gugat Yasonna Laoly ke PTUN: Ini Baru Pertama Kali
Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Andi Mallarangeng tertawa membayangkan KSP, Moeldoko menggugat penolakan Partai Demokrat KLB ke PTUN.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Mantan Menteri Pemuda dan Olah Raga tersebut juga memperkirakan bahwa proses penggugatan ke PTUN tersebut akan banyak menyita waktu.
Untuk itu, ia sangsi jika nantinya Moeldoko bisa menjalankan tugas sebagai KSP dengan baik.
Andi Mallarangeng pun menyarankan Moeldoko memilih antara jabatannya tersebut atau posisinya sebagai ketum Demokrat versi KLB.
"Ini akan memakan waktu, memakan energi, saya enggak yakin apakah dia bisa menjalankan tugasnya sebagai kepala staf presiden secara full time," tutur Andi Mallarangeng.
"Kalau cuma menjadi ketua umum partai yang lagi damai enggak ada masalah, tapi ini pasti akan menimbulkan konflik berkepanjangan, gaduh."
"Apakah bisa menjalankan tugasnya sebagai KSP, lebih baik saya pikir jalan keluarnya bikin partai baru atau berhenti sama sekali urusan ini dan fokus pada KSP," kekehnya lagi.
Baca juga: Wanti-wanti Andi Mallarangeng jika Demokrat Moeldoko Gugat ke PTUN: Gali Kuburannya Lebih Dalam
Baca juga: Pemerintah Tolak Hasil KLB, Demokrat Kubu Moeldoko Sebut Keputusan Terbaik, Singgung Pembuktian
Lihat tayangan selengkapnya dari menit ke- 10.16:
Respons AHY
Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyambut gembira keputusan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly.
Dilansir TribunWow.com, sebelumnya, Yasonna Laoly menolak permohonan pengesahan hasil Kongres Luar Biasa Partai Demokrat (KLB) Deliserdang, Sumatera Utara, yang memilih Moeldoko sebagai ketua umum.
Terkait hal itu, AHY lantas menyampaikan kegembiraannya melalui konferensi pers yang ditayangkan langsung oleh kanal YouTube Tribunnews.com, Rabu (31/3/2021).
"Baru saja beberapa menit yang lalu kita mendengarkan keterangan sekaligus keputusan pemerintah terkait Partai Demokrat," jelas AHY.
Putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu lantas menyinggung nama Moeldoko hingga Jhoni Allen Marbun.
Bahkan, AHY sempat menyebut Jhoni Allen sebagai dokter hewan hingga membuat sejumlah orang terbahak.
"Pemerintah melalui menteri hukum dan HAM (Menkumham) menyatakan permohonan pihak Kongres Luar Biasa (KLB) Deliserdang yang diwakili Jenderal TNI Purn Moeldoko dan dokter hewan Johny Allen Marbun ditolak," sambungnya.