Breaking News:

Isu Kudeta Partai Demokrat

Andi Mallarangeng Terkekeh Bayangkan Moeldoko Gugat Yasonna Laoly ke PTUN: Ini Baru Pertama Kali

Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Andi Mallarangeng tertawa membayangkan KSP, Moeldoko menggugat penolakan Partai Demokrat KLB ke PTUN.

Capture YouTube tvOneNews
Andi Mallarangeng terkekeh membayangkan posisi Moeldoko sebagai KSP menggugat Menkumham Yasonna Laoly ke PTUN, Jumat (2/4/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Andi Mallarangeng tertawa membayangkan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Moeldoko menggugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Hal ini terkait posisinya sebagai ketua umum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) yang tak disahkan pemerintah.

Menurut Andi Mallarangeng, akan terjadi kekocakan jika Moeldoko sebagai menteri, menggugat keputusan koleganya sendiri.

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko buka suara terkait kekisruhan dua kubu dalam badan partai Demokrat, Minggu (28/3/2021).
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko buka suara terkait kekisruhan dua kubu dalam badan partai Demokrat, Minggu (28/3/2021). (Istimewa)

Baca juga: Reaksi Mahfud MD setelah Demokrat Versi KLB Ditolak, Ungkit Hubungan dengan Moeldoko dan SBY

Baca juga: Pemerintah Tolak Permohonan Partai Demokrat Kubu Moeldoko, Marzuki Alie: Kami Siap untuk Kalah

Sehingga dalam satu badan pemerintahan, akan terjadi perseteruan berkepanjangan antar personelnya.

Diketahui, Kementerian Hukum dan HAM telah menolak pengesahan hasil KLB Deli Serdang.

Namun, Partai Demokrat versi KLB bisa saja menggugat ke PTUN untuk memperjuangkan eksistensinya.

Di sisi lain, hal ini membuat Andi Mallarangeng terbahak, pasalnya, ia merasa lucu jika nantinya Moeldoko justru berseteru dengan Menkumham Yasonna Laoly.

"Kalau Pak Moeldoko CS ingin mencari jalan ke PTUN, akan timbul kelucuan-kelucuan," kekeh Andi Mallarangeng seperti dikutip TribunWow.com dari kanal YouTube tvOne, Jumat (2/4/2021).

"Misalnya begini, yang akan menggugat keputusan Kementerian Hukum dan HAM itu pasti Pak Moeldoko, yang juga adalah Kepala Staf Presiden."

"Jadi Kepala Staf Presiden walau pun dia dalam posisinya sebagai ketua kelompok KLB abal-abal itu, menggugat menteri hukum dan HAM, koleganya di kabinet."

Halaman
1234
Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved