Isu Kudeta Partai Demokrat
Sempat Tuding Pemerintah Terlibat, AHY Kini Berterima Kasih pada Jokowi seusai Kubu Moeldoko Ditolak
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhyono (AHY) mengungkapkan rasa terima kasihnya pada Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhyono (AHY) mengungkapkan rasa terima kasihnya pada Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Dilansir TribunWow.com, hal itu terkait dengan keputusan pemerintah yang menolak hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat kubu Moeldoko.
Dalam konferensi pers yang digelar Rabu (31/3/2021), AHY mengaku menerima keputusan tersebut dengan rasa syukur.

Baca juga: Mahfud MD Ngaku Bersahabat dengan SBY dan Moeldoko meski Akhirnya Tolak Sahkan Demokrat Versi KLB
Baca juga: Reaksi AHY saat Pemerintah Tolak Demokrat Kubu Moeldoko, Langsung Sebut Jhoni Allen Dokter Hewan
Menurut dia, keputusan pemerintah itu merupakan kabar baik bagi Partai Demokrat.
"Dengan kerendahan hati, kami menerima keputusan tersebut," ujar AHY, dikutip dari kanal YouTube Official iNews, Rabu (31/3/2021).
"Kami bersyukur, keputusan pemerintah ini adalah kabar baik."
"Bukan hanya untuk Partai Demokrat, tapi juga bagi kehidupan demokrasi di Tanah Air."
Tak hanya itu, menurut AHY, dalam kasus ini pemerintah telah menegakkan hukum dengan adil.
Ia lantas mengucapkan terima kasih pada Jokowi.
Meskipun sebelumnya, AHY sempat menuding pemerintah turun tangan dalam upaya pencongkelan Partai Demokrat.
Baca juga: Pemerintah Tolak Permohonan Partai Demokrat Kubu Moeldoko, Marzuki Alie: Kami Siap untuk Kalah
Baca juga: Tuntut Moeldoko Tanggung Jawab Buat Demokrat Sakit Hati, AHY Sebut Upaya Pembusukan: Tolong Dijawab
"Alhamdulillah dalam kasus ini hukum telah ditegakkan dengan sebenar-benarnya dan seadil-adilnya," ucap AHY.
"Untuk itu atas nama segenap pimpinan, pengurus, kader dan simpatisan Partai Demokrat di seluruh Indonesia."
"Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya pada Presiden RI, Bapak Joko Widodo."
Dengan ditolaknya Partai Demokrat kubu Moeldoko, AHY menilai Jokowi telah melaksanakan janji pemerintah.
Tak hanya pada Jokowi, AHY juga turut menyingung nama Mahfud MD hingga Yasonna Laoly.