Breaking News:

Terkini Nasional

Pelaku Transportasi Darat Tak Wajib Tes Covid-19, Satgas: Dilakukan Tes Acak bila Perlu

Satgas Covid-19 tak mewajibkan para pelaku transportasi darat baik umum maupun pribadi untuk melakukan tes Covid-19.

Tribunnews/Herudin
Penumpang bersiap menaiki bus antarkota di Terminal Pulogebang, Jakarta Timur, Kamis (31/7/2020). Jelang Iduladha 1441 H tidak ada lonjakan penumpang yang melakukan mudik melalui Terminal Pulogebang, meskipun jumlah penumpang lebih banyak dibandingkan minggu sebelumnya. Terbaru, ilustrasi perjalanan darat. 

TRIBUNWOW.COM - Para pelaku transportasi darat nantinya tidak akan diwajibkan untuk melakukan tes Covid-19.

Hal itu berlaku untuk para pengguna transportasi umum dan masyarakat pengguna kendaraan pribadi.

Meski tak diwajibkan menjalani tes Covid-19, para pelaku transportasi umum dan pribadi sewaktu-waktu dapat dilakukan tes Covid-19 secara acak.

Petugas gabungan memeriksa kendaraan yang akan melewati Tol Jakarta-Cikampek di Cek Point KM 31, Cikarang, Jawa Barat, Sabtu (23/5/2020). H-1 Lebaran 2020 jalan Tol Jakarta-Cikampek arah ke Bandung dan Cirebon tampak lengang akibat pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah. Terbaru, ilustrasi mudik.
Petugas gabungan memeriksa kendaraan yang akan melewati Tol Jakarta-Cikampek di Cek Point KM 31, Cikarang, Jawa Barat, Sabtu (23/5/2020). H-1 Lebaran 2020 jalan Tol Jakarta-Cikampek arah ke Bandung dan Cirebon tampak lengang akibat pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah. Terbaru, ilustrasi mudik. (Tribunnews/Dany Permana)

Baca juga: Percaya Mudik Tak akan Bisa Dicegah, dr. Tirta: Di Lapangan Itu Sangat Sulit Diterapkan

Baca juga: Saat Larangan Mudik Berlaku 6-17 Mei 2021, Warga Tak Boleh Berpergian Keluar Daerah

Hal tersebut disampaikan oleh Satuan Tugas (satgas) Penanganan Covid-19 nasional melalui surat edaran (SE) nomor 12 tahun 2021 tentang ketentuan perjalanan orang dalam negeri masa pandemi Covid-19.

Pada SE tersebut, tertulis bahwa para pelaku perjalanan transportasi umum darat, sewaktu-waktu dapat dilakukan tes Covid-19 secara acak oleh satgas Covid-19 daerah.

Sedangkan pelaku perjalanan transportasi darat pribadi, dihimbau melakukan tes Covid-19 baik itu menggunakan RT-PCR, rapid test atau GeNose C19.

Sama seperti pelaku perjalanan transportasi umum darat, para pengguna kendaraan pribadi darat juga bisa dikenakan tes Covid-19 secara acak oleh Satgas Covid-19 daerah.

SE yang ditandatangani oleh Ketua Satgas Covid-19 nasional, Doni Monardo akan berlaku mulai Kamis (1/4/2021) hingga waktu yang belum ditentukan.

Syarat Penerbangan Domestik

Sementara itu, pada SE tersebut, para penumpang pesawat rute domestik wajib melakukan tes Covid-19 sebagai syarat berpergian.

Para penumpang kini bisa memilih tiga opsi untuk tes Covid-19 (RT-PCR, rapid test, dan GeNose).

Dikutip dari rilis yang dipublikasikan oleh Angkasa Pura Airports, total terdapat lima poin dalam SE satgas Covid-19 No 12 tahun 2021.

Pada poin satu dijelaskan, para penumpang bisa memilih satu dari tiga opsi tes Covid-19 sebagai syarat berpergian.

Tes tersebut adalah RT-PCR, rapid test antigen, dan GeNose C19.

Untuk RT-PCR, sampel harus diambil dalam kurun waktu 3x24 jam.

Kemudian untuk rapid test antigen, sampel diambil dalam kurun waktu 2x24 jam.

Lalu untuk GeNose C19, tes dilakukan tepat sebelum keberangkatan.

Pada poin kedua, dituliskan khusus untuk perjalanan ke Pulau Bali, penumpang wajib menggunakan tes RT-PCR dan GeNose 19.

Pada poin ketiga, tertulis bahwa anak-anak di bawah usia 5 tahun tak wajib melakukan ketiga tes Covid-19 tersebut sebagai syarat perjalanan.

Pada poin keempat, seluruh penumpang wajib mengisi e-HAC.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved