Breaking News:

Kecelakaan Bus Sri Padma Kencana

Kesaksian Tim SAR Sulit Evakuasi Korban Tewas ke-27 Kecelakaan Bus Padma, Terjepit Body Kendaraan

Kepala Operasional Basarnas Supriono menyebut sempat ada kesulitan dalam mengevakuasi jenazah korban tewas terakhir dalam kecelakaan maut bus Padma.

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Rekarinta Vintoko
Capture YouTube Kompas TV
Kepala Operasional Basarnas Supriono menyebut sempat ada kesulitan mengevakuasi jenazah korban tewas terakhir dalam kecelakaan maut bus Sri Padma Kencana, Kamis (11/3/2021). 

Namun dalam perjalanan, justru tercium bau terbakar dari kampas rem.

Bus kemudian oleng dan masuk ke jurang sedalam 5 meter.

Baca juga: Fakta-fakta Kecelakaan Maut Bus Padma di Cae: Angkut Tur Siswa SMP, hingga Kesaksian Korban Selamat

"Dari awal kampas rem itu sudah tercium bau sangit," ungkap Imam.

"Lalu kita memutuskan melalui jalur (Wado), katanya.

"Mungkin jalur Wado terlalu curam. Di situlah pertama (bus) oleng dulu, lalu dengan kecepatan yang luar biasa (jatuh ke jurang)," ungkap dia.

Dikutip dari Kompas.tv, sopir sempat panik karena tiba-tiba bus melaju terlalu kencang.

"Iya, pas jalur menurun, pas belokan kalau nggak salah, itu kenceng. Kayaknya panik sopirnya," kata Imam.

Menurut Imam, awalnya kendaraan dalam kondisi baik.

Namun sejak mulai tercium bau sangit kampas rem, kendaraan mulai tidak dapat dikendalikan sampai akhirnya terjadi kecelakaan maut.

"Kita enggak ada kendala sebetulnya, mobil dalam keadaan prima. Tapi entah mengapa dalam perjalanan tercium bau. Saya tanyakan, ini kenapa mobil bau? Ini biasanya kampas remnya masih baru," papar Imam.

"Ya sudah kalau gitu mah, berarti baguslah nggak ada masalah. Itu terasa pas pulang," tambah dia.

Akibat peristiwa tragis itu, 27 orang meninggal dunia.

Kementerian Perhubungan juga melakukan investigasi terhadap kecelakaan maut itu. (TribunWow.com/Brigitta)

Tags:
Bus Sri Padma KencanaKecelakaan Maut Bus Sri Padma KencanaKecelakaan MautSumedangTim SARBasarnas
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved