Breaking News:

Kabar Ibu Kota

Cerita Ibu Ade Sara Bertemu Kedua Pembunuh Anaknya: Kalau Memang Kamu Pelakunya, Tante Maafkan

Pada 5 Maret 2014 atau tepat tujuh tahun lalu, Ade Sara Angelina Suroto (19) ditemukan tewas di pinggir tol Bintara, Bekasi, Jawa Barat.

Wartakotalive.com/Angga Bhagya Nugraha
Assyifa Ramadhani (kerudung biru) pembunuh Ade Sara Angelina Suroto, menangis usai menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2014). Majelis hakim menjatuhkan hukuman 20 tahun penjara kepada Ahmad Imam Al Hafitd dan Assyifa Ramadhani atas pembunuhan terhadap Ade Sara Angelina. 

TRIBUNWOW.COM - Pada 5 Maret 2014 atau tepat tujuh tahun lalu, Ade Sara Angelina Suroto (19) ditemukan tewas di pinggir tol Bintara, Bekasi, Jawa Barat.

Berdasarkan penyidikan Kepolisian, Ade Sara diketahui dibunuh oleh mantan pacarnya, Ahmad Imam Al Hafitd dan pacar Hafitd, Assyifa Ramadhani.

Sara, Hafitd, dan Assyifa bahkan diketahui sudah saling mengenal sejak mereka duduk di bangku SMA di SMAN 36 Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur.

Baca juga: Kronologi Selebgram Ari Pratama Dibunuh Kekasihnya, Minta Tolong Resepsionis dalam Keadaan Terluka

Hafitd ditangkap saat dia melayat ke rumah sakit di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat.

Kala itu, polisi mencurigai bekas luka di tangan Hafitd yang belakangan diketahui sebagai bekas luka gigitan Ade Sara yang membela diri.

Sebelum ditangkap, Hafitd dan Assyifa diketahui mendatangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa.

Bahkan, Assyifa sempat berbincang dengan ibu Ade Sara, Elizabeth.

Saat mendatangi rumah duka, Elizabeth dan sang suami sudah mendapatkan perintah dari penyidik untuk menahan kepergian Hafitd dan Assyifa.

Oleh karena itu, Elizabeth berusaha berbincang dengan Assyifa agar dia tidak kabur dari rumah duka.

Namun, Elizabeth hanya berkesempatan berbincang dengan Assyifa.

Sementara Hafitd memilih diam ketika mendatangi rumah duka.

Elizabeth mengatakan, dia berusaha tegar ketika berbincang dengan pembunuh anaknya tersebut.

Dalam benaknya, dia berulang kali mempertanyakan alasan Assyifa membunuh anak semata wayangnya.

Bahkan, dia juga mempertanyakan mengapa harus Assyifa, teman anaknya sendiri yang menghilangkan nyawa Ade Sara.

"Lalu saya jabat tangan dia, saya pegang, saya pegang pundaknya, sempat saya elus, saya berkata sambil gemetar," ujar Elizabeth dalam tayangan Kompas TV bertajuk "Satu Meja eps Ade Sara" pada 14 Maret 2014.

Baca juga: Pengakuan Pembunuh Selebgram Ari Pratama, Pura-pura Hamil hingga Sakit Hati Tak Mau Diputuskan

"Perasaan saya campur aduk kok kamu bisa lakukan, antara kesel juga, saya enggak bohong saya juga marah (kepada Assyifa). Tapi saya kok (berpikir) kenapa kamu, kenapa kamu lakukan itu, dalam hati saya berkata gitu," lanjutnya.

Elizabeth pun sempat menanyakan kemungkinan Assyifa membunuh Ade Sara.

Namun, tak ada raut penyesalan atau mencurigakan dari Assyifa.

"Sambil bergetar saya bilang, "Assyifa kalau memang kamu pelakunya, tante maafkan kamu." Sampai saya bergetar gitu. Dia ngomong begini, "apa tante ngomong apa?"." ujar Elizabeth.

Oleh karena itu, Elizabeth memilih meminta maaf atas nama anaknya kepada Assyifa.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved