Terkini Nasional
Mengenang Sosok Artidjo Alkostar, Ditawari Suap Malah Usir hingga Beri Ancaman Ini: Saya Terhina
Sosok anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Artidjo Alkostar, menjadi musuh menakutkan bagi para koruptor.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Sosok anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Artidjo Alkostar, menjadi musuh menakutkan bagi para koruptor.
Namun, mantan hakim agung itu dikabarkan meninggal dunia karena sakit, Minggu (28/2/2021).
Dilansir TribunWow.com dari Kompas.com, semasa hidup, Artidjo dikenal keras hingga memberi hukuman berat bagi para koruptor.
Awal 2020 lalu, Artidjo pernah menceritakan pengalamannya saat ditawari uang suap oleh seorang pengusaha asal Jawa Timur.
Baca juga: Sederet Koruptor yang Diberi Hukuman Hadiah oleh Artidjo Alkostar, Ada Nama Angelina Sondakh
Baca juga: Artidjo Alkostar Meninggal karena Jantung, Sosoknya Pernah Tangani 19 Ribu Kasus setelah 18 Tahun
Saat ditawari sejumlah uang, Artidjo jusru mengusir orang yang disebutnya sebagai seorang pengusaha sukses itu.
"Banyak orang datang ke saya, "Pak Artidjo yang lain sudah," loh apa ini? Ya tampangnya sih pengusaha dari Surabaya," ucap Artidjo, Selasa (25/2/2020).
"(Saya bilang) detik ini Anda keluar, kalau tidak, kursi Anda saya terjang atau saya suruh tangkap, keluar dia."
Artidjo mengaku tak mau terlibat dalam hubungan suap menyuap dengan siapa pun.
Meski dikenal garang, tidak sedikit pihak yang ingin menyuapnya.
Ia bahkan sempat dikirimi cek oleh seseorang yang berusaha menyuapnya.
Baca juga: Kabar Duka, Dewas KPK Artidjo Alkostar Meninggal, Mahfud MD: Selama Jadi Pengacara Dikenal Lurus
Baca juga: Kabar Duka, Artidjo Alkostar Meninggal Dunia, Mahfud MD Turut Berduka: Dijuluki Algojo Para Koruptor
"Saya dikirimi fotokopi cek, "Pak Artidjo, nomor berapa rekening Pak Artidjo, ini untuk Pak Artidjo"," ujar Artidjo.
"Saya bilang dengan pedas, saya terhina dengan saudara itu. Jangan dilanjutkan lagi, kalau dilanjutkan urusannya menjadi lain."
Di kasus lain, Artidjo bahkan kerap menolak bertemu dengan pihak-pihak yang terjerat perkara korupsi.
Artidjo pernah menceritakan, ada seseorang yang ingin menemuinya di Mahkamah Agung (MA), namun ditolaknya.
Orang tersebut tetap berusaha menemui Artidjo dengan merayu keponakannya yang berada di Situbondo, Jawa Timur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/artidjo-alkostar_20180326_191002.jpg)