Isu Kudeta Partai Demokrat
Bandingkan dengan Kegagalan AHY, Senior PD dan Sayap KLB Demokrat Usung Ibas Jadi Sekjen Baru?
Mantan Ketua DPC Demokrat Blora, Bambang Susilo, mengungkapkan alasannya mendukung kongres luar biasa (KLB) terkait isu perpecahan dalam partai.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Mantan Ketua DPC Demokrat Blora, Bambang Susilo, mengungkapkan alasannya mendukung kongres luar biasa (KLB) terkait isu perpecahan dalam partai tersebut.
Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam tayangan iNews, Jumat (26/2/2021).
Menurut Bambang, KLB perlu dilakukan untuk perbaikan internal Demokrat.

Baca juga: Diberhentikan Tak Hormat dari Demokrat, Marzuki Alie: Nanti Saya Buka Satu-satu Pembohongan SBY
Bambang menyinggung keinginan mengubah kepemimpinan partai yang saat ini dikepalai Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Ia menjelaskan ada sederet alasan kepemimpinan AHY dapat dianggap gagal.
"Pertama, selama dipimpin Mas AHY ini bisa kita lihat Partai Demokrat perolehan (suara) tidak sesuai harapan, hanya sekitar 7 persen," ungkap Bambang.
"Kemudian selama dipimpin Mas AHY terjadi penurunan karena salah satunya adalah pada waktu pileg (pemilihan legislatif) 2019 kemarin," lanjut dia.
Bambang menilai salah satu alasan kekalahan Demokrat di pileg adalah tidak adanya biaya paksi.
Berdasarkan sederet fakta itu, Bambang menilai AHY layak diganti.
"AHY mungkin secara pribadi tegas karena muda, tetapi sebagai jiwa TNI belum bisa dibawa ke organisasi politik," komentar Bambang.
Baca juga: Didukung Dampingi Moeldoko Jadi Sekjen Demokrat, Ibas Tegaskan Setia ke AHY: Kakak Saya Sendiri
Sebelumnya beredar kabar Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko mendalangi upaya kudeta Demokrat.
Pihak yang mendukung kongres luar biasa dikabarkan mendukung adik AHY, Edhie Baskoro Yudhoyono (EBY alias Ibas), termasuk dalam susunan kepemimpinan yang baru.
Bambang tidak menampik kabar tersebut.
Ia meyakini Ibas akan mampu mengampu jabatan yang diserahkan kepadanya untuk mengurus partai.
"Kalau Mas Ibas ini sudah lama di partai politik. Mas Ibas capable memimpin dalam posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat," komentar Bambang.