Vaksin Covid
Ramai Kasus Nakes Meninggal Pasca-divaksin Covid-19, Kemkes: 2 Minggu setelah Disuntik Memang Rawan
Kementerian Kesehatan (Kemkes) menanggapi kasus meninggalnya dua tenaga kesehatan (nakes) seusai disuntik vaksin Covid-19.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Kementerian Kesehatan (Kemkes) menanggapi kasus meninggalnya dua tenaga kesehatan (nakes) seusai disuntik vaksin Covid-19.
Dilansir TribunWow.com dari laman kemkes.go.id, pihak Kemkes berharap kasus itu tidak terulang kembali.
Ketua Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) dr Hindra Irawan Satari menerangkan butuh waktu agar tubuh menciptakan kekebalan pasca-disuntik pertama kali.

Baca juga: Tinjau Vaksinasi Guru Bareng Anies dan Nadiem Makarim, Jokowi: Semester 2 Bisa Pendidikan Tatap Muka
Diketahui penyuntikan memang dilakukan dalam dua tahap dengan selang waktu dua minggu.
Setelah itu kekebalan tubuh baru tercipta sempurna pada 28 hari setelah disuntik vaksin kedua kalinya.
"Meskipun sudah divaksinasi, dalam dua minggu kedepan sangat amat rawan terpapar," terang dr Hindra.
Maka dari itu, protokol kesehatan 3M (mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, dan menjaga jarak) harus tetap dijalankan meskipun sudah divaksin.
Hindra menerangkan suntikan pertama bertujuan memicu respons kekebalan awal.
Selanjutnya suntikan kedua akan menguatkan respons imun yang terbentuk.
"Oleh karena itu setelah diimunisasi tetap harus menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjauhi kerumunan, karena masih rawan, kalau kita lengah bisa saja terjadi hal yang tidak kita inginkan," kata Hindra.
Baca juga: Bagaimana Alur Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia? Bisa Daftar Lewat Website, Termasuk Pensiunan ASN
Hindra memastikan vaksin buatan Sinovac yang telah didistribusikan pemerintah telah dipastikan aman dan berkhasiat.
Ia menyebut hal itu dibuktikan melalui tiga tahap uji klinis yang dilakukan Tim Riset Uji Klinik Vaksin COVID-19 Universitas Padjajaran.
"Dengan hasil pengujiannya di fase 1, fase 2, dan fase 3, (efek samping) kita (temukan) hasilnya ringan," ungkapnya.
Menurut Hindra, efek samping yang ditimbulkan vaksin cenderung ringan dan mudah diatasi.
Misalnya nyeri, kemerahan, atau gatal-gatal pada bagian yang disuntik vaksin.