Breaking News:

Terkini Nasional

Prabowo Subianto Disebut Kurang Merakyat Tidak seperti Jokowi, Dahnil Anzar: Tentu Perlu Diperbaiki

Pengamat Politik Adi Prayitno memberikan sedikit perbandingan antara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Kolase YouTube/tvOneNews
Kolase Pengamat Politik Adi Prayitno dengan Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzhar Simanjuntak dalam acara Apa Kabara Indonesia Malam, Selasa (23/2/2021), 

TRIBUNWOW.COM - Pengamat Politik Adi Prayitno memberikan sedikit perbandingan antara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dilansir TribunWow.com, Adi Prayitno menyebut ada satu aspek penting dari Jokowi yang tidak dimiliki oleh Prabowo.

Dirinya mengatakan Prabowo kurang merakyat atau kurang dekat dengan masyarakat.

Hal itu disampaikan dalam acara Apa Kabar Indonesia Malam, Selasa (23/2/2021).

Presiden Joko Widodo bertemu Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (11/10/2019).
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (11/10/2019). (KOMPAS.com/Ihsanuddin)

Baca juga: Sebut Anies hingga Ganjar Sulit Saingi Prabowo, Pengamat Bandingkan dengan Jokowi saat Pimpin DKI

Baca juga: Punya Elektabilitas Tertinggi sebagai Capres 2024, Prabowo Subianto Mengaku Tak Pernah Besar Kepala

Pada kesempatan itu, Adi Prayitno mengatakan ada variabel yang dipakai oleh rakyat sebagai calon pemilih.

Dirinya menambahkan, untuk bisa mengambil hati rakyat, selain butuh popularitas dan elektabiltas tetapi juga perlu adanya kedekatan dengan rakyat itu sendiri.

"Kepuasan kinerja terhadap menteri memang menjadi variabel yang sering dilihat oleh publik sebagai preferensi untuk memilih," ujar Adi Prayitno.

"Tapi ingat, bahwa ada sentimen psikologis, seperti merakyat itu menjadi preferensi pilihan politik," imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, Prabowo saat ini menjadi tokoh yang memiliki elektabilitas tertinggi sebagai calon presiden di Pilpres 2024.

Di satu sisi, Jokowi sendiri sudah tidak bisa maju lagi lantaran sudah dua kali periode.

Halaman
123
Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Claudia Noventa
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved