Breaking News:

Banjir Jakarta

Sebut Anies Baper ke Jokowi dan Ahok, Ade Armando: Tak Mau Lanjutkan Pendahulunya soal Banjir

Pakar komunikasi politik Ade Armando menilai penanganan banjir oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berbeda dengan dua pendahulunya.

Capture YouTube Kompas TV
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut banjir di ibu kota terjadi akibat kiriman air dari Depok, Jawa Barat, Sabtu (20/2/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Pakar komunikasi politik, Ade Armando, menilai penanganan banjir oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berbeda dengan dua pendahulunya, Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam tayangan di kanal YouTube Cokro TV, Sabtu (20/2/2021).

Diketahui banjir melanda sejumlah titik di ibu kota sejak Sabtu dini hari.

Kolase foto pakar komunikasi politik Ade Armando (kiri) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan).
Kolase foto pakar komunikasi politik Ade Armando (kiri) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan). (Capture YouTube Cokro TV/Instagram @aniesbaswedan)

Baca juga: Sebut Tak Adil jika Cuma Anies yang Dikritik soal Banjir, Refly Harun: Gugatlah Ganjar, Ridwan Kamil

Kepemimpinan Anies sebagai gubernur pun menuai sorotan, mengingat banjir selalu menjadi bencana tahunan.

"Anies terus menyatakan bahwa banjir 2021 terkendali. Pada 9 Februari dia bilang hanya ada 116 RT yang terkena banjir," kata Ade Armando.

"Kini tatkala cuaca menjadi semakin tak bersahabat dan wilayah banjir semakin meluas, Anies tak lagi bicara angka," lanjutnya.

Ia menyinggung keberadaan Tim Gabungan untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) dan Anies yang digaji mahal.

Menurut Ade, sebetulnya Anies dan TGUPP tahu persis apa yang harus dilakukan untuk mencegah banjir.

Ia lalu membandingkan dengan era kepemimpinan eks gubernur Jokowi dan Ahok.

Ade menyebut Anies terkesan terbawa perasaan (baper) soal kebijakan pendahulunya tersebut dalam mengendalikan banjir di Jakarta.

"Di era Jokowi dan Ahok, pengendalian banjir nyata terlihat," kata Ade Armando.

"Tapi mungkin karena memang baperan, Anies tidak mau melanjutkan kebijakan yang sudah dimulai pendahulunya itu," lanjut pakar komunikasi politik ini.

Baca juga: Sulit Kerja Sama dengan Anies Atasi Banjir, Buat Menteri PUPR Basuki Geram? PDIP Ungkap Faktanya

Diketahui sebelumnya, Anies menilai banjir bukan bencana alam, hanya masalah manajemen volume air.

"Tapi nyatanya dia tidak pernah menerapkan manajemen arus air dengan terencana dan sistematis," ungkap Ade.

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved