Breaking News:

Banjir Jakarta

Puji-puji Anies soal Penanganan Banjir di Jakarta, Bamus Betawi: Dibandingkan yang Lalu, Itu Jauh

Badan Musyawarah (Bamus) Betawi Rahmad HS buka suara menanggapi terjadinya bencana banjir yang menggenang sebagian wilayah DKI Jakarta.

Editor: Lailatun Niqmah
instagram/@aniesbaswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menjadi pembicara pada forum Time to Act: Sustainable Recovery yang diselenggarakan secara virtual, 17 Februari 2021. Terbaru, Anies dipuji Bamus Betawi terkait penanganan banjir di Ibu Kota, Sabtu (20/2/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Badan Musyawarah (Bamus) Betawi Rahmad HS memuji Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait penanganan banjir di Ibu Kota.

Hal ini menyusul banjir yang kembali melanda sebagian Jakarta sejak Jumat (19/2/2021) hingga Sabtu (20/2/2021).

Membandingkan dengan yang dulu, Rahmad HS menyebut bahwa penanganan banjir di Jakarta oleh Baswedan masih yang terbaik.

Kondisi Terowongan Cawang yang tidak bisa dilalui pengguna jalan karena banjir, Makasar, Jakarta Timur, Sabtu (20/2/2021).
Kondisi Terowongan Cawang yang tidak bisa dilalui pengguna jalan karena banjir, Makasar, Jakarta Timur, Sabtu (20/2/2021). (TribunJakarta.com/Bima Putra)

Baca juga: Akui Tak Mudah Atasi Banjir Jakarta, Riza Patria: Anggaran 100 Triliun pun Tak Bisa Menyelesaikan

Menurutnya, meski intensitas hujan yang tinggi, jumlah RW yang tergenang banjir tidak sebanyak sebelum-sebelumnya.

"Kalau kita mau membandingkan curah hujan yang lalu dengan sekarang, justru kita melihat semenjak ditangani oleh Pak Anies area RW yang tergenang bisa kita lihat datanya," ujar Rahmad HS, dikutip dalam acara Apa Kabar Indonesia Malam, Sabtu (20/2/2021).

"Tidak ada yang ekstrem, tapi hanya 113 RW yang tergenang, dibandingkan dengan yang lalu-lalu, 2013-2015 itu jauh," ungkapnya.

Tidak dipungkiri bahwa dengan intensitas hujan yang tinggi dan juga dalam kurun waktu cukup lama tentunya wajar akan menyebabkan banjir.

Menurutnya, persoalan tersebut juga tidak hanya terjadi di Jakarta saja, melainkan juga di daerah-daerah lain.

"Sekarang kita lihat, sebelum banjir Jakarta kita sudah dihebohkan di Kalimantan Selatan, di Bandung, di Garut, dan daerah-daerah lain," kata Rahmad HS.

"Padahal curah hujannya tidak seekstrem curah hujan yang ada di Jakarta, terutama kemarin," imbuhnya.

Baca juga: 4 Pernyataan Anies Baswedan soal Banjir: Karena Curah Hujan Ekstrem dan Target Surut dalam 6 Jam

Dari fakta-fakta tersebut, Rahmad HS menyakini bahwa penanganan banjir di tangan Anies masih yang terbaik, jika dibandingkan pemimpin-pemimpin sebelumnya.

"Jadi oleh karena itu, saya yakin penanganan banjir di Jakarta masih the best," sebutnya.

Lebih lanjut, Rahmad HS mengatakan bahwa patokan untuk menyebut penanganan banjir di Ibu Kota gagal adalah ketika banjir menggenang daerah Tamrin dan Sudirman.

"Hujan deras ini tidak bisa kita hindari, yang namanya hujan begitu tinggi sampai 5 jam pasti banjir. Banjir Jakarta hari ini banyak area yang kebetulan di area sungai, sungainya meluap," kata dia.

"Kalau mau jadi rujukan kalau Jakarta gagal (atasi banjir), Tamrin-Sudirman," pungkasnya.

Halaman
12
Tags:
Banjir di JakartaBadan Musyawarah (Bamus) BetawiAnies BaswedanJakarta
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved