Terkini Nasional
Anggap Aturan Jilbab bagi Siswi Non-muslim Masalah Kecil, Eks Walikota Padang: Mereka Merdeka
Mantan Wali Kota Padang, Fauzi Bahar menganggap kontroversi penggunaan jilbab bagi siswi non-muslim bukanlah suatu masalah.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Mantan Wali Kota Padang, Fauzi Bahar menganggap kontroversi penggunaan jilbab bagi siswi non-muslim bukanlah suatu masalah.
Hal itu diungkapkannya dalam kanal YouTube metrotvnews, Senin (25/1/2021).
Fauzi Bahar mengatakan, selama ini tak pernah memaksa siswi di Kota Padang untuk berjilbab.

Baca juga: Komentar Eks Walkot Padang soal Kewajiban Pemakaian Jilbab bagi Siswi Non-muslim: Ini Kasus Kecil
Baca juga: Buka Suara soal Aturan Jilbab bagi Siswi Non-Islam, Eks Walkot Padang: Dari Dulu Tak Ada yang Protes
Namun, menurut dia, para siswi non-muslim sudah menyusaikan diri.
"Sebetulnya mereka merdeka, tapi justru mereka yang menyesuaikan dulu-dulunya," ujar Fauzi.
"Selama ini belum pernah ada, malah kita damai-damai aja."
Fauzi mengatakan, kontroversi penggunaan jilbab bagi siswi non-muslim ini hanyalah sebuah miskomunikasi.
Ia pun membantah ada 46 siswi non-muslim SMK Negeri 2 Padang yang memprotes aturan pemakaian jilbab.
Baca juga: Nadiem Makarim Sebut Kewajiban Berjilbab di SMKN 2 Padang Bentuk Intoleransi: Tidak akan Mentolerir
Baca juga: Fakta soal Wajib Berjilbab di SMKN 2 Padang, Ternyata Aturan sejak 2005 yang Baru Diprotes Sekarang
"Ini hanya miskomunikasi dari wakil kepala sekolah dengan seorang wali murid," ucap Fauzi.
"Dari 46 yang mereka klaim itu juga tidak benar."
"46 yang semua Nasrani mengklaim tidak mau berbusana muslim, itu juga bohong."
"Hanya sebagian kecil, hanya satu ini saja karena ini sampai ke pengacara, ini sangat tidak bagus," sambungnya.
Sebagai mantan wali kota, Fauzi mengaku tahu betul kehidupan antar agama di Padang sangat baik.
Karena itu, ia kembali menegaskan permasalahan pemakaian jilbab ini muncul karena kesalahpahaman.
"Karena hubungan Islam dan Kristen di Kota Padang bagus sekali," tutur Fauzi.