Breaking News:

Terkini Daerah

Fakta-fakta Anak Laporkan Ibu Kandungnya, Kesal Pakaian Dibuang hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Simak sejumlah fakta kasus anak melaporkan ibu kandungnya setelah kesal pakainnya dibuang.

Editor: Mohamad Yoenus
KOMPAS.COM
Ilustrasi Penjara - Simak sejumlah fakta kasus anak melaporkan ibu kandungnya setelah kesal pakainnya dibuang. 

TRIBUNWOW.COM - Simak sejumlah fakta kasus anak melaporkan ibu kandungnya setelah kesal pakainnya dibuang.

Pelapor tersebut berinisial A dan ibunya berinisial S sempat terlibat cekcok.

Meski sudah dimediasi, A tetap bersikukuh pilih melanjutkan laporannya untuk menjerat sang ibu dengan pasal penganiayaan dan penghapusan KDRT.

Untuk itu, S kini terancam hukuman lima tahun penjara.

S (36) didampingi kuasa hukumnya Haryanto menunjukan surat penahanan sebelum digelandang ke sel tahanan Polres Demak Jawa Tengah, Jumat (8/1/2021).
S (36) didampingi kuasa hukumnya Haryanto menunjukan surat penahanan sebelum digelandang ke sel tahanan Polres Demak Jawa Tengah, Jumat (8/1/2021). (KOMPAS.com/ARI WIDODO)

Baca juga: Fakta Suami Pukuli Istri dan 2 Anak di Langkat, Pelaku sempat Mengelak hingga Terkejut Aksinya Viral

Baca juga: Pengakuan Ibu yang Dijebloskan ke Penjara oleh Anak Kandungnya: Marah karena Pakaiannya Saya Buang

Marah Pakaian Dibuang

Menurut pengakuan S, peristiwa itu disebabkan lantaran persoalan pakaian.

Sang anak tak terima pakaiannya dibuang oleh ibu kandungnya.

"Dia tak terima pakaiannya saya buang sambil mendorong saya."

"Secara refleks saya pegang kerudungnya dan wajahnya kena kuku saya," kata S di Mapolres Demak, Jumat (8/1/2021).

Baca juga: DKI Jakarta Perketat PSBB Mulai 11-25 Januari 2021, Covid-19 di Ibu Kota Semakin Mengkawatirkan

Alasan Membuang Pakaian Anak

Perempuan yang bekerja sebagai penjual pakaian di Pasar Bintaro itu menjelaskan, dirinya memiliki alasan membuang pakaian-pakaian sang anak.

S mulanya bercerai dengan sang suami.

Anaknya kemudian tinggal bersama suaminya di Jakarta pasca-perceraian tersebut.

Semenjak saat itu, S menilai A menjadi membencinya.

"Sejak ikut mantan suami, anak saya ini selalu menentang," kata S.

Saat A datang ke rumah untuk mengambil pakaian, ternyata baju-bajunya telah dibuang oleh S.

"Karena jengkel semua pakaiannya saya buang," ujar dia.

Terjadilah perdebatan, aksi dorong hingga kuku S mengenai wajah anaknya.

Baca juga: Komnas HAM Sebut Polisi Ambil CCTV dan Sempat Minta Saksi Hapus Rekaman: Petugas Melakukan Kekerasan

Terancam 5 Tahun Penjara

Akibat pelaporan tersebut, kini S mendekam di tahanan Polres Demak.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved