Virus Corona
PSBB Tak Berlaku Seluruh Jawa-Bali, Ini Kriteria Kabupaten/Kota yang Wajib Laksanakan di Januari
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartanto menjelaskan kriteria daerah yang akan melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Claudia Noventa
Diketahui sebelumnya vaksin sudah didistribusikan ke berbagai daerah dengan jumlah yang berbeda-beda.
Pemerintah menargetkan 5,8 juta dosis vaksin akan disebar ke sejumlah tempat selama bulan Januari ini.
Setelah itu 10,45 juta dosis vaksin akan didistribusikan pada Februari, kemudian menyusul 13,3 juta dosis pada Maret.
Rencana berikutnya setelah distribusi pada Maret masih digodok pemerintah.

"Dan bulan-bulan berikutnya nanti akan saya sampaikan pada waktu yang akan datang," kata Jokowi.
Awalnya Indonesia memesan 3 juta dosis vaksin buatan Sinovac dari Beijing, Tiongkok.
Jumlah berikutnya yang tengah dipesan sebesar 122,5 juta dosis.
Selain dari Sinovac, Indonesia juga memesan vaksin buatan perusahaan lain dari berbagai negara dengan rincian 50 juta dosis dari Novavax, 54 juta doss dari Covax/GAVI, 5 juta dosis dari AstraZeneca, dan 50 juta dosis dari Pfizer.
Totalnya adalah 329,5 juta dosis.
Baca juga: Kritik Komunikasi Publik Satgas soal Vaksin Covid-19, dr Tirta: Mulai Bener saat Menterinya Ganti
"Pengaturannya nanti akan dilakukan oleh Menteri Kesehatan," papar Jokowi.
Dikutip dari Tribunnews.com, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito memastikan keamanan vaksin yang beredar sudah sesuai standar.
Sejak kedatangan vaksin Sinovac di Indonesia pada Desember 2020 lalu, BPOM terus memastikan sampling dan pengujian vaksin.
BPOM juga memastikan keamanan penyimpanan vaksin yang harus ditempatkan secara khusus dalam Envirotainer.
“Badan POM telah menerbitkan sertifikat Lot Release terhadap 1,2 juta vaksin CoronaVac yang datang pada tanggal 6 Desember 2020," kata Penny Lukito, Selasa (5/1/2021).
"Pengujian dalam rangka Lot Release ini dilakukan di Laboratorium Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional,” lanjut dia,
Diketahui lot release adalah persyaratan dari Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization atau WHO) berupa proses evaluasi yang dilakukan otoritas pengawas obat di setiap negara untuk menjamin mutunya. (TribunWow.com/Brigitta)