Breaking News:

Terkini Nasional

Prabowo hingga Sandiaga Jadi Menteri, Pengamat Politik Singgung 2024: Ujungnya yang Nikmati Jokowi

Pengamat Politik Burhanuddin Muhtadi mengungkap dugaan tujuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk sejumlah nama populer sebagai menteri baru.

YouTube Apa Kabar Indonesia tvOne
Pengamat Politik Burhanuddin Mubtadi dalam kanal YouTube Apa Kabar Indonesia tvOne, Sabtu (26/12/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Pengamat Politik Burhanuddin Muhtadi mengungkap dugaan tujuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk sejumlah nama populer sebagai menteri baru.

Burhanuddin menyebut Jokowi tengah mencari cara agar kinerja di periode kedua tak dianggap buruk.

Seperti yang diungkapkan Burhanuddin dalam kanal YouTube Apa Kabar Indonesia tvOne, Sabtu (26/12/2020).

Burhanuddin pun menyinggung soal Pilpres 2024 mendatang.

Penampilan menteri baru Jokowi, Selasa (22/12/2020).
Penampilan menteri baru Jokowi, Selasa (22/12/2020). (Youtube/KompasTV)

Baca juga: Ungkap Skema Bansos 2021, Risma Ikuti Arahan Jokowi: Tak Lagi Sembako dan Dikirim Lewat Kantor Pos

Baca juga: Prabowo dan Sandiaga Uno Dirangkul Masuk Kabinet, Irma Chaniago: Tak Ada Orang Sebaik Pak Jokowi

Karena tak bisa lagi mencalonkan diri, Jokowi disebutnya tengah berupaya membuat citra positif di periode terakhir.

"Jokowi enggak bisa maju lagi 2024," kata Burhanuddin.

"Terus bagaimana caranya bisa memaksimalkan kinerja yang lebih baik di periode kedua?"

Menurutnya, memilih tokoh populer sebagai menteri menjadi satu di antara cara Jokowi.

Jika berhasil, besar kemungkinan sejumlah menteri maju sebagai capres 2024.

"Caranya tariklah orang-orang yang punya potensi berkinerja lebih baik kalau mereka punya insentif elektoral terpilih sebagai capres," ujar Burhanuddin.

"Jadi menteri-menteri ini seperti disodori atau dipacu supaya mereka bekerja lebih baik."

"Pak Airlangga Hartarto, Prabowo, tambah lagi Sandiaga Uno, ada Risma, ada Erick Thohir, ada Tito," tambahnya.

Baca juga: Muncul Sebutan Kabinet Capres 2024, M Qodari: Jokowi Sedang Mengumpulkan The Best Talents;

Baca juga: Menteri KKP Wahyu Trenggono Ngaku Dapat Pesan dari Jokowi soal Ekspor Benur: Akan Kami Evaluasi

Tak hanya itu, Burhanuddin juga menyinggung soal keuntungan yang diperoleh Jokowi.

Menurutnya, Jokowi bisa menikmati hasil yang baik jika para menteri itu bekerja maksimal.

"Orang-orang ini bekerja untuk dirinya, untuk kabinet Pak Jokowi," tuturnya.

"Dan kalau mereka sukses mereka dapat insentif elektoral sebagai capres 2024."

"Tetapi ujungnya siapa yang menikmati? Pak Jokowi."

"Karena mereka ini ditunjuk sebagai pembantu Pak Jokowi," imbuhnya.

Meski masih 2024 mendatang, 3 tahun bukanlah waktu yang lama untuk menyiapkan nama-nama capres.

"Jadi ada tiga setidaknya yang saya lihat mengapa Pak Jokowi seperti ingin menumpuk sekian capres populer."

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved