Habib Rizieq Shihab
Sempat Akui Perintahkan Copot Baliho Habib Rizieq, Pangdam Jaya Kini Ralat: Tak Cuma HRS Saja
Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman menjelaskan maksud pernyataanya beberapa hari lalu terkait dugaan pelanggaran baliho di tempat umum.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Ananda Putri Octaviani
Namun ada pula baliho-baliho lain yang turut dicopot karena tidak sesuai aturan.
"Perlu diketahui, itu balihonya bukan baliho Rizieq Shihab saja, bukan," ungkap Pangdam Jaya.
"Yang lain juga yang tidak sesuai dengan ketentuan kita bersihkan," jelasnya.
Ia menegaskan pihaknya tidak hanya terfokus menurunkan baliho Rizieq Shihab.
"Kita terfokus pada Rizieq Shihab, tidak. Itu semua baliho yang tidak sesuai ketentuan, kita ajak sekarang masyarakat, pemerintah daerah, dan kepolisian," tandas Dudung.
Lihat videonya mulai menit 0.40:
FPI Sebut Pangdam Jaya Mencla-mencle soal Pencopotan Baliho Habib Rizieq
Ketua DPP Front Pembela Islam (FPI), Awit Masyuri tanggapi polemik pencopotan atau penertiban baliho terkait Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab.
Yang menjadi polemik lantaran penertiban baliho Habib Rizieq tersebut dilakukan oleh aparat TNI, bukan dari Satpol PP ataupun pihak kepolisian.
Dilansir TribunWow.com dalam acara Apa Kabar Indonesia Malam 'tvOne', Senin (23/11/2020), Awit Masyuri menyinggung pernyataan dari Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurrahman.
Baca juga: Putri-Menantu Habib Rizieq Tak Penuhi Panggilan Polda, Fadli Zon: Urusan Apa? Mereka Pengantin Baru
Baca juga: FPI Tolak Penurunan Baliho Habib Rizieq Shihab oleh Satpol PP, Pangdam Jaya: Emang Dia Siapa?
Dirinya menilai Dudung bersikap mencla-mencle terkait penurunan baliho atau spanduk Habib Rizieq.
Awit Masyuri memberikan bantahan terhadap pernyataan dari Dudung yang menyebut pihak FPI memberikan penolakan atau perlawanan ketika baliho Habib Rizieq diturunkan oleh Satpol PP.
Bahkan dikatakannya, pihaknya sendiri tidak pernah diajak diskusi terkait pencopotan baliho tersebut, baik dari Satpol PP maupun TNI.
"Bahwa Pangdam ini mencla-mencle, pertama baliho diturunkan atas perintah dia, bukan minta bantuan dari Satpol PP," ujar Awit Masyuri.