Breaking News:

UU Cipta Kerja

Dipengaruhi 2 Orang Ini, Jokowi Ungkap Alasan Tak Temui Massa Demo UU Cipta Kerja, Justru ke Kalteng

Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka suara terkait keberadaan dirinya ketika terjadinya aksi demo besar-besaran menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Youtube/KompasTV
Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka suara terkait keberadaan dirinya ketika terjadinya aksi demo besar-besaran menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, dalam acara Rosi 'KompasTV', Senin (16/11/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka suara terkait keberadaan dirinya ketika terjadinya aksi demo besar-besaran menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Seperti yang diketahui, keberadaan Jokowi sempat dipertanyakan lantaran tidak menemui para pendemo, melainkan justru melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan.

Sikap dari Jokowi tersebut terkesan seperti menghindar hingga membuat kecewa para pendemo.

Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) demo tolak UU Cipta Kerja kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2020)
Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) demo tolak UU Cipta Kerja kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2020) (Tribunnews/ Danang)

Baca juga: Habib Idrus Doakan Jokowi dan Megawati Berumur Pendek, Ahmad Sahroni: Ceramahlah yang Menyejukan

Baca juga: Akui Prediksinya Meleset soal Reshuffle Kabinet Jokowi, Refly Harun: Setelah Pilkada 2020

Dilansir TribunWow.com, Jokowi membenarkan bahwa saat demo terjadi, dirinya tengah mendatangi food estate yang berada di Kalimantan Tengah.

Meski begitu, ia tidak membenarkan bahwa kunjungannya tersebut dilakukan semata-mata untuk menghindari aksi massa.

Menurutnya, kunjungan ke Kalteng sudah menjadi agenda yang sudah dipersiapkan jauh-jauh hari.

Terlebih kunjungannya tersebut juga dinilai tidak kalah pentingnya.

Di satu sisi, Presiden asal Solo Jawa Tengah itu juga tidak menyalahkan terjadinya demo karena memang dilindungi oleh konstitusi asal dilakukan secara kondusif.

"Yang namanya demonstrasi itu biasa-biasa saja. Tiap hari, tiap minggu juga di depan Istana dan itu dijamin oleh Undang-Undang," ujar Jokowi, dalam acara Rosi 'KompasTV', Senin (16/11/2020).

"Kemudian ke Kalimantan pada saat ada demo, ini kan sudah disiapkan jauh-jauh hari," jelasnya.

"Presiden kalau ingin datang ke lokasi, ini persiapannya berhari-hari, pengamanan, mobilisasi kendaraan untuk menuju ke sana," imbuhnya.

Baca juga: Massa FPI Sambut Meriah Habib Rizieq, Sikap Jokowi Jadi Sorotan Media Asing: Akan Sangat Hati-hati

Jokowi juga membantah jika disebut membiarkan dan tidak mendengar atau memikirkan aksi demonstrasi tersebut.

Dikatakannya bahwa ada keinginan untuk tetap berada di Jakarta.

Namun setelah mendapatkan masukan dari Kapolri Jenderal Idham Azis dan Menteri Seketaris Negara (Mensesneg), Pratikno, ia akhirnya tetap meninggalkan Jakarta.

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved