Terkini Daerah
Anak Tukang Ojek Bungkam Nyinyiran Tetangga karena Berhasil Jadi Kowad, Ibu: Jadi Dipandang Beda
Perjuangan sosok Desi Setiasari hingga berhasil menjadi anggota Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) menuai perhatian.
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Perjuangan sosok Desi Setiasari hingga berhasil menjadi anggota Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) menuai perhatian.
Sebagai anak tukang ojek dan hidup pas-pasan tidak membuat Desi Setiasari merelakan cita-citanya sebagai prajurit TNI.
Desi sebelumnya sempat dibully lantaran perjuangannya ke sekolah militer tak berhasil karena berasal dari keluarga kurang mampu.
Kisah Desi Setiasari pun sukses membuat istri KSAD Jenderal Andika Perkasa bangga hingga memujinya.
Baca juga: Ancam Mogok Nasional jika UU Cipta Kerja Tak Batal, Buruh: 2 Juta Buruh Saja akan Lumpuhkan Produksi
Sementara itu, sosok Desi Setiasari sempat ditampilan melalui kanal YouTube TNI AD edisi 11 Januari 2020 lalu.
Simak biodata Desi Setiasari, anak tukang ojek yang kini menjadi anggota Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad).
Biodata Desi Setiasari
Desi Setiasari diketahui berasal dari Padalarang, Bandung, Jawa Barat.
Melansir tayangan YouTube TNI AD, tampak momen haru saat Desi berhasil dilantik jadi Kowad.
Ia menangis memeluk kedua orangtuanya.
Kemudian, terlihat pula momen saat Desi pulang ke rumahnya di kawasan Padalarang, Bandung.
Baca juga: 20 Organisasi Islam Dunia Peringatkan Presiden Prancis, Tulis Petisi: Macron Nodai Warganya Sendiri
Bungkam Nyinyiran Tetangga
Ibu Desi Setiasari, Ati Kusmiati mengaku bangga melihat putrinya berhasil menjadi Kowad.
Sambil terisak, ia mengaku tak menyangka karena mulanya keluarganya dipandang sebelah mata oleh orang-orang di sekitarnya.
Kini, berkat putrinya, Ati menyebut, sikap orang-orang di sekitarnya kini sudah berubah.
"Saya merasa bangga dengan anak saya saya merasa tidak pernah menyangka bahwa mungkin yang tadinya semua orang menganggap atau memandang kami sebelah mata, sekarang berbalik semuanya, bahkan pada saat penayangan Desi di Youtube itu pandangan orang terhadap kami jadi berbeda, tapi bagi saya tidak merasa gimana gitu."