Breaking News:

Terkini Daerah

Kronologi Penemuan Jenazah Wanita di Bandung, Tetangga Dengar Teriakan "Astagfirullahaladzim"

Neng Yeti (33) ditemukan tewas di kamar kontrakannya di Kampung Cibeureum, Desa Sadu, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Editor: Mohamad Yoenus
Istimewa/Tribun Jabar
Polisi mengumpulkan keterangan sejumlah saksi terkait penemuan mayat Neng Yeti yang tengah hamil tujuh bulan di kamar kontrakannya di Kampung Cibeureum, Desa Sadu, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (17/10/2020) petang. Korban diduga dibunuh. 

TRIBUNWOW.COM - Neng Yeti (33) ditemukan tewas di kamar kontrakannya di Kampung Cibeureum, Desa Sadu, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (17/10/2020).

Dikutip dari Kompas.com, korban ditemukan dengan luka sayat di lehernya.

Polisi menyebut Yeti diduga sebagai korban pembunuhan.

Polisi saat melakukan olah TKP tewasnya seorang wanita hamil di Soreang, Kabupaten Bandung.
Polisi saat melakukan olah TKP tewasnya seorang wanita hamil di Soreang, Kabupaten Bandung. (Istimewa/Tribun Jabar)

 

Baca juga: Di Mata Najwa, Rocky Gerung Andaikan DPR Bermutu soal UU Cipta Kerja: Pasti Tidak Disuruh ke MK

Kapolresta Bandung Kombes Hendra Kurniawan mengatakan bahwa jenazah Yeti ditemukan sekitar pukul 18.00 WIB.

Hendra Kurniawan lantas mengungkap kronologi penemuan jasad Yeti.

Pada sehari sebelumnya, saksi Wiwin melihat Yeti sedang duduk sambil menonton televisi.

Kemudian, pada Sabtu sekitar pukul 01.00 WIB, saksi Wiwin mendengar suara teriakan di kontrakan korban.

"Terdengar menyebut astagfirullahaladzim, dan terdengar suara tendangan pintu kamar kontrakan korban berkali-kali," ucap Hendra dalam pesan singkat, Kamis (22/10/2020).

Baca juga: Viral Mobil Buang Bungkusan Hitam ke Kali, Hotman Minta Ridwan Kamil Usut: Apa yang Dibuang?

Lebih kurang 30 menit kemudian, suara gaduh di kontrakan korban berhenti.

Namun, tak lama terdengar suara mual dan batuk di kamar mandi korban.

Selanjutnya, pada Sabtu sekitar pukul 18.00 WIB, saksi Dede berkunjung ke kontrakan korban dengan maksud untuk menawarkan makanan.

Pasalnya, Dede merasa sejak pagi korban tidak kelihatan.

Padahal, biasanya setiap pagi korban kerap membeli sarapan di tempat saksi.

Setibanya di kontrakan, saksi Dede memanggil korban, namun tak ada jawaban.

Merasa aneh, saksi kemudian memanggil Mulyadi yang merupakan penjaga kontrakan untuk meminta tolong melakukan pengecekan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Tags:
JenazahBandungJawa BaratSoreangCibeureum
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved