Breaking News:

UU Cipta Kerja

Aria Bima Sebut Sikap Demokrat Tak Konsisten saat Tolak UU Cipta Kerja: Udah Keluar Ya Keluar Saja

Politikus PDI Perjuangan, Aria Bima menanggapi sikap dari Partai Demokrat yang tak setuju dengan pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Youtube/Apa Kabar Indonesia tvOne
Politikus PDI Perjuangan, Aria Bima menanggapi sikap dari Partai Demokrat yang tak setuju dengan pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja, dalam acara Apa Kabar Indonesia Malam 'tvOne', Jumat (9/10/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Politikus PDI Perjuangan, Aria Bima menanggapi sikap dari Partai Demokrat yang tak setuju dengan pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Dilansir TribunWow.com, Aria Bima menilai bahwa sikap dari Demokrat yang tidak setuju atau menolak UU Cipta Kerja tidak dilakukan secara konsisten.

Pernyataannya tersebut ditujukkan kepada anggota DPR fraksi Demokrat Irwan Fecho, dalam acara Apa Kabar Indonesia Malam 'tvOne', Jumat (9/10/2020).

Politikus PDI Perjuangan, Aria Bimafraksi dan anggota DPR fraksi Demokrat Irwan Fecho, dalam acara Apa Kabar Indonesia Malam 'tvOne', Jumat (9/10/2020).
Politikus PDI Perjuangan, Aria Bimafraksi dan anggota DPR fraksi Demokrat Irwan Fecho, dalam acara Apa Kabar Indonesia Malam 'tvOne', Jumat (9/10/2020). (Youtube/Apa Kabar Indonesia tvOne)

Baca juga: Sikap Ridwan Kamil, Ganjar dan Anies terkait Demo Penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja

Baca juga: Saksikan Debat Haris Azhar dengan Ketua Baleg, Najwa Shihab: Saya Tidak akan Mematikan Mic Anda

Dalam kesempatan itu, Aria Bima menjelaskan bahwa dalam proses pembahasan rancangan undang-undang, termasuk UU Cipta Kerja dilakukan melalui dua tahap, yakni secara substantif dan prosedural.

Menurut Aria Bima, sikap penolakan dari Demokrat adalah dari segi prosedural, dengan alasan dilakukan di tengah pandemi Covid-19 dan menilai tidak ada urgensinya.

Namun ia menilai Demokrat tidak konsisten terkait sikapnya terhadap UU Cipta Kerja.

Dikatakannya bahwa Demokrat yang sudah sempat menarik anggotanya dalam Panitia Kerja (panja) RUU Cipta Kerja pada 18 Juni lalu dan kemudian kembali lagi pada 26 Juni 2020.

"Kalau pembahasan kan dua, pembahasan yang substantif dan prosedural," ujar Aria Bima.

"Kalau yang prosedural itu bahwa fraksi Partai Demokrat yang saya baca dari berita acaranya waktu itu 18 Juni itu sempat mencabut anggotanya dari Panja RUU Cipta Kerja dengan alasan tidak adanya urgensi di tengah pandemi Covid-19," jelasnya.

"Demokrat baru kembali lagi ikut membahas pada 26 Juni. Ngapain, wong udah keluar ya keluar saja, konsisten kan begitu," tegasnya.

Baca juga: Debat dengan Ketua Baleg soal Omnibus Law Cipta Kerja, Haris Azhar: Masa Kita Rakyat yang Jelaskan

Menanggapi hal itu, Irwan Fecho tidak membenarkan dengan semua yang dikatakan oleh Aria Bima.

Meski membenarkan bahwa pihaknya sempat menarik diri dari Panja RUU Cipta Kerja, Irwan Fecho menilai keputusan untuk kembali tetap sah saja.

"Ya enggak bisa gitu dong, ini ada hak prerogatif Bang," katanya.

Demokrat lantas menjadi pusat perhatian dalam sidang paripurna DPR dengan agenda pengesahan RUU Cipta Kerja menjadi sebuah undang-undang.

Partai berlogo bintang mercy itu bersama PKS yang menolak pengesahan RUU Cipta Kerja dan memilih walk out dari ruang sidang.

Sebelum walk out, dua anggota DPR dari Demokrat juga menjadi pusat perhatian, yakni Benny K. Harman dan Irwan Fecho.

Seperti yang diketahui, Benny Harman terlihat tak diizinkan untuk memberikan interupsi hingga berdebat panjang dengan ketua sidang.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Aria BimaPartai DemokratUU Cipta KerjaOmnibus LawYouTube
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved