Virus Corona
Luhut Diberi Tugas Spesial oleh Jokowi soal Covid-19, Najwa Shihab: Kenapa Tidak Menkes Terawan?
Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjawab soal penugasan khusus dirinya dalam menangani pandemi Covid-19.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Claudia Noventa
"Apapun Covid ini kan sesuatu yang baru yang harus ditangani. Enggak ada kita punya pengalaman menangani pandemi," papar Arief.
Arief bahkan menilai Jokowi tidak bermaksud marah dalam pidatonya tersebut.
Menurut Arief, pidato itu hanya bermaksud memotivasi.
"Artinya semua pasti panik, karena itu inilah pentingnya Jokowi memotivasi, walaupun kata orang marah-marah," jelas Arief.
"Saya melihat beliau tidak marah," tambahnya.
Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari yang turut diundang dalam acara tersebut menimpali.
• Minta Najwa Shihab Hadirkan Menkes Terawan, M Qodari: Jangan Tjahjo Kumolo, Enggak akan Diganti
Ia menyinggung latar belakang Terawan sebagai dokter tentara membuatnya tidak akan di-reshuffle.
"Saya tambahkan satu lagi, karena beliau adalah representasi dari Partai TNI," sahut M Qodari sambil terbahak-bahak.
Arief Poyuono segera membantah bukan karena alasan itu Terawan tidak akan terkena reshuffle.
Menurut dia, tanggung jawab penanganan Covid-19 juga dibebankan kepada Gugus Tugas.
"Bukan masalah TNI atau apa, saya melihatnya sejauh ini Covid ini ada Gugus Tugas, tidak langsung di Terawan," kata Arief.
Presenter Najwa Shihab meminta Arief berkomentar tentang kinerja Terawan yang menjadi sorotan publik.
"Jadi menurut Anda kinerja Terawan masih di atas rata-rata?" tanya Najwa Shihab.
"Masih di atas rata-rata kalau saya melihat tadi PPNI bicara seperti itu. Kan melihat birokrasi lama yang belum mau mengubah ke arah yang (lebih baik)," jawab Arief. (TribunWow.com/Brigitta Winasis)