Breaking News:

Polsek Ciracas Diserang

Kesaksian Korban Insiden Penyerangan Polsek Ciracas, Lihat 4 Pemotor Dilempar Besi: Mereka Dipukulin

Mobilnya dihadang dan dipukuli oleh para pelaku penyerang Polsek Ciracas, Dodo mengaku hanya bisa pasrah berharap serangan segera berakhir.

TribunJakarta/Bima Putra
Jajaran TNI AD saat mengganti kaca pedagang Loksem JT 46 yang dirusak oknum anggotanya di Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (1/9/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Dodo (nama samaran) adalah satu dari sejumlah warga tak bersalah yang ikut menjadi korban dalam insiden penyerangan di Polsek Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (29/8/2020) dini hari.

Diketahui ada sejumlah oknum anggota TNI yang terlibat dalam insiden penyerangan tersebut.

Dodo sendiri sempat melihat ada beberapa pemotor yang dilempar besi dan dihajar oleh para pelaku penyerangan Polsek Ciracas.

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa bersama dengan Wakapolri, Komjen Pol Gatot Eddy Pramono (kiri) menyambangi RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur (kiri), Minggu (30/8/2020). Sisa-sisa kerusakan akibat insiden penyerbuan di Polsek Ciracas Sabtu (29/8/2020).
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa bersama dengan Wakapolri, Komjen Pol Gatot Eddy Pramono (kiri) menyambangi RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur (kiri), Minggu (30/8/2020). Sisa-sisa kerusakan akibat insiden penyerbuan di Polsek Ciracas Sabtu (29/8/2020). (Kolase (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha), (Tribunnews/JEPRIMA), dan (TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA))

Aksi Pelaku Penyerang Polsek Ciracas, Korban Mengaku Diancam Pakai Pistol hingga Ponsel Dirampas

Dikutip dari WARTAKOTAlive.com, Senin (1/9/2020), Dodo bercerita, saat itu dirinya sedang dalam perjalanan pulang kerja.

"Saat itu sekitar pukul 01.00, Sabtu 29 Agustus 2020, saya melintasi Jalan Raya Bogor sepulang dari kerja," kata Dodo, kepada Warta Kota, Selasa (1/9/2020).

Kala itu ia tengah menuju rumahnya yang berada di kawasan Cibubur, Jakarta Timur.

Mobil yang dikendarainya ikut menjadi korban amukan para pelaku penyerangan Polsek Ciracas.

"Sampai di Jalan Raya Bogor KM 26, atau sekitar lampu merah Khong Guan, mobil saya dihadang oleh puluhan orang yang sedang berjalan mengarah ke Cililitan," ujar Dodo.

Dirinya masih ingat ketika dihadang oleh sejumlah orang berbadan tegap dan besar pada hari itu.

"Saya diminta berhenti, dibentak dan dipukuli badan mobil saya, menggunakan parang, besi dan kayu. Mereka kebanyakan memakai masker dan tidak memberi tahu apapun saat saya tanya ada apa dan kenapa mobil saya dipukuli tanpa alasan jelas," papar Dodo.

Saat mobilnya menjadi target amukan massa, Dodo tak berani melawan dan memilih pasrah bertahan di dalam mobil.

"Tapi tetap saja mobil saya dipukuli, pakai parang, besi dan kayu. Saya hanya bertahan di dalam mobil, dan berharap semuanya berakhir," katanya.

Meskipun sempat terjebak dan menjadi target pengeroyokan, Dodo akhirnya bisa selamat keluar dari kondisi mencekam tersebut.

"Akhirnya saya bisa lepas, setelah kerumunan mulai sedikit, meski itu pun mereka teriak teriaki saya juga," katanya.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved