Breaking News:

Terkini Nasional

Di ILC, Boyamin Jawab Rasa Penasaran Karni Ilyas soal Investigasi MAKI dalam Kasus Djoko Tjandra

Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia, Boyamin Saiman mengungkapkan cara kerja investigasi MAKI dalam kasus Djoko Tjandra.

Youtube/Indonesia Lawyers Club
Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia, Boyamin Saiman dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (25/8/2020). Dirinya mengungkapkan cara kerja investigasi MAKI dalam kasus Djoko Tjandra 

TRIBUNWOW.COM - Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman mengungkapkan cara kerja investigasi MAKI dalam kasus Djoko Tjandra.

Hal itu diungkapkan untuk menjawab rasa penasaran dari Karni Ilyas dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (25/8/2020).

Dilansir TribunWow.com, Karni Ilyas mulanya memberikan apresiasi kepada Boyamin beserta MAKI yang berhasil membantu penegakkan hukum untuk mengungkapkan kasus.

Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman mengaku siap untuk menidaklanjuti adanya dugaan Jaksa Agung, Sanitiar (ST) Burhanuddin terkait kasus Djoko Tjandra.
Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman mengaku siap untuk menidaklanjuti adanya dugaan Jaksa Agung, Sanitiar (ST) Burhanuddin terkait kasus Djoko Tjandra. (Youtube/Indonesia Lawyers Club)

Boyamin Siap Tindaklanjuti Kabar Dugaan Jaksa Agung Tahu Keterlibatan Pinangki dengan Djoko Tjandra

Sebut Kejaksaan Agung sebagai Pasar Gelap, Rocky Gerung Usul Tak Perlu Diperbaiki: Orang akan Ingat

Termasuk yang terbaru adalah kasus besar terpidana korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra.

Namun melihat prestasi dari Boyamin, membuat Karni Ilyas merasa penasaran cara kerja investigasinya yang bisa dikatakan lebih cepat ketimbang penegakkan hukum itu sendiri.

"Ini hebat banget Anda, artinya, wartawan pun saya kira kalah, investigasi Tempo tim itu, ini Anda sendiri bisa investigasi, caranya bagaimana," puji Karni Ilyas.

Menjawab rasa penasaran Karni Ilyas, Boyamin terlebih dahulu mengingatkan bahwa apa yang dilakukan itu sudah terjadi sejak 2007 setelah KAMI terbentuk.

Boyamin lantas mencontohkan pada tahun 2008, di mana saat itu juga sempat membuat heboh dengan memenangkan pra peradilan melawan Jaksa Agung.

Namun diakuinya bahwa kasus itu hanyalah tidak sebesar kasus Djoko Tjandra.

Ditambah lagi kasus tersebut merupakan dari desa.

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved