Breaking News:

Virus Corona

Minta Jokowi Ganti Nama Kabinetnya Jadi Kabinet Covid, Pandu Riono: Sampai Selesai Masih Ada Masalah

Ahli Epidemologi FKM UI, Pandu Riono memberikan tanggapan terhadap penanganan pandemi Virus Corona (Covid-19) di Tanah Air.

Kolase Youtube Indonesia Lawyers Club/Sekretariat Presiden
Kolase Ahli Epidemologi FKM UI, Pandu Riono dan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pandu Riono meminta supaya Jokowi mengganti nama kabinet kerjanya menjadi kabinet Covid. 

TRIBUNWOW.COM - Ahli Epidemiologi FKM UI, Pandu Riono memberikan tanggapan terhadap penanganan pandemi Virus Corona (Covid-19) di Tanah Air.

Dilansir TribunWow.com, Pandu Riono mengatakan bahwa pemerintah tidak maksimal dan tidak serius dalam menangani kasus Covid-19.

Dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (11/8/2020), Pandu Riono bahkan meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengubah nama kabinet kerjanya menjadi kabinet Covid.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan dalam Ratas Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19 di Istana Merdeka, Senin (13/7/2020).
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan dalam Ratas Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19 di Istana Merdeka, Senin (13/7/2020). (Capture YouTube Sekretariat Presiden)

Di ILC, Pandu Riono Sebut Indonesia Gagal Tangani Covid-19: Pak Jokowi Harus Memimpin Langsung

Dalam kesempatan itu, Pandu Riono mulanya menyoroti koordinasi yang buruk dari pemerintah dalam menangani persoalan Covid-19.

Dirinya menyarankan kepada pemerintah supaya penanganan Covid-19 di Tanah Air tidak lagi diberikan kepada satuan tugas (satgas) maupun komite.

Menurutnya kendali tetap harus dipegang oleh Presiden Jokowi yang kemudian memerintahkan kepada jajaran menterinya.

Dengan begitu fungsi kontrol dan pengawasan dari DPR bisa mudah dilakukan.

"Menurut saya komite bersama satgas itu dikembalikan ke kementerian masing-masing, sehingga bisa langsung bekerja sesuai dengan tugasnya," ujar Pandu Riono.

"Dan bisa diawasi oleh DPR, soalnya DPR memanggil menteri, memanggil Kementerian Kesehatan bagaimana masalahnya," jelasnya.

"Sehingga sebagai sistem negara kita betul-betul merespon pandemi ini."

Pandu Riono kemudian meminta supaya Jokowi untuk mengganti nama kabinetnya.

Dikatakannya, nama kabinet yang tepat untuk menggambarkan kondisi saat ini adalah kabinet Covid.

Di ILC, Ridwan Kamil Bantah Jadi Relawan Kelinci Percobaan Vaksin Corona: Semata-mata Gestur

 

Menurutnya, masalah pandemi ini merupakan persoalan yang kompleks dan diyakini tidak akan bisa diselesaikan dengan mudah dan cepat.

Bahkan menurutnya, tidak menutup kemungkinan hingga akhir pemerintahan Jokowi, masalah Covid-19 masih belum terselesaikan, khususnya dalam hal ekonomi.

"Pak Jokowi dalam periode kedua ini gantilah namanya menjadi kabinet Covid," kata Pandu Riono.

"Karena sampai beliau selesai nanti itu masih ada masalah Covid-19," terangnya.

Lebih lanjut, terkait kabar sudah ditemukannya vaksin Covid-19 dan akan mulai diproduksi di Indonesia, Pandu Riono menilai tidak lantas akan menyelesaikan persoalan Covid-19.

"Walaupun sudah ada vaksin, tadi Pak Anies sudah bilang, vaksin itu bukan solusi, masih banyak yang harus dilakukan," ungkapnya.

"Jadi janganlah memberikan harapan-harapan bahwa kita ada keajaiban dalam menyelesaikan pandemi," kata dia menambahkan.

Oleh karenanya, Pandu Riono meminta pemerintah jangan hanya mengandalkan adanya vaksin.

Melainkan harus juga dipikirkan langkah maju untuk menyelamatkan perekonomian negara dan bisa melewati masa-masa krisis.

"Kita perlu secara strategi punya plan of action, punya rencana yang jelas, anggarannya jelas bisa diawasi dan keterbukaan sehingga kita bisa mengatasi pandemi dan menyelamatkan negara ini," pungkasnya.

Di ILC, Anies Baswedan Bahas soal Atasi Corona: Kami Tidak Mendengarkan Klaim Orang Tidak Jelas

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved