Terkini Daerah
Pelaku Perkosaan di Bintaro yang Viral Awalnya Ingin Mencuri, Sudah Incar Rumah Sehari Sebelumnya
Pelaku pemerkosaan di Bintaro, Tangerang Selatan akhirnya tertangkap pada Sabtu (9/8/2020).
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Pelaku pemerkosaan di Bintaro, Tangerang Selatan akhirnya tertangkap pada Sabtu (9/8/2020).
Pelaku bernama Raffi Idzamillah memperkosa wanita berinisial AF yang tengah tertidur di rumahnya.
Padahal Raffi dan AF diketahui tidak saling mengenal sebelumnya.

• Soal Wanita di Bintaro Diperkosa Pria Misterius, Komnas Perempuan: Pelaku Umumnya Mengenal Korban
Pada konferensi pers Senin (10/8/2020), Kasatreskrim Tangerang Selatang, AKP Muharam Wibisono mengungkap motif Raffi.
Menurut pengakuan pelaku, awalnya dirinya hanya berniat mencuri.
Pelaku juga sudah mengincar rumah korban sehari sebelumnya.
"Rencana awal itu niat awal melakukan pencurian yang di mana (sudah mengintai) pada satu hari sebelumnya, yaitu pada tanggal 12 Agustus 2019," ungkap Muharam seperti dikutip dari Kompas.com.
Namun saat melakukan aksinya, ia justru tak sengaja melihat korban yang tengah tertidur sendiri.
Akibatnya dia berubah pikiran dan terpancing untuk memperkosa AF.
Sebelum memperkosa korban, pelaku sempat memukul kepala AF dengan sebilah besi hingga membuatnya tak sadar.
• Terciduk setelah Viral di Medsos, Polisi Ungkap Alasan Pelaku Pemerkosaan di Bintaro Baru Ditangkap
"Menyebabkan korban ini sedikit kehilangan kesadaran dan pada saat hilang kesadaran ini lah pelaku melakukan kejahatan seksualnya terhadap korban," kata Muharam dalam konferensi pers di Polres Tangerang Selatan, Senin (10/9/2020).
Pelaku beralasan dirinya saat itu juga tengah mabuk sehingga nafsunya semakin meningkat melihat korban.
"Karena saya sedang dalam keadaan mabuk. Terus nafsu birahi saya meningkat melihat korban (tidur) dengan posisi seperti itu, jadi saya berubah pikiran," timpal pelaku yang juga dihadirkan saat konferensi pers.
Setelah melampiaskan nafsu bejatnya, pelaku lantas mengambil ponsel korban.
Lantaran banyak panggilan dan pesan masuk, pelaku kemudian membuang ponsel korban.