Terkini Daerah
Motif Suami di Pamulang Tega Aniaya Istri hingga Tewas, Dipicu Masalah Uang Kembalian
Kasus penganiyaan istri hingga tewas di Pamulang, Tangerang Selatan oleh suaminya dipicu masalah uang.
Editor: Rekarinta Vintoko
"Itu sekitar delapan hari lalu. Jam empat pagi dia ngumpet," ujar Umar saat ditemui TribunJakarta.com di rumahnya, Senin (27/7/2020).
Umar dan istrinya kemudian diberitahu oleh korban bahwa dirinya dianiaya oleh Ansori.
"Bilangnya habis berantem saja. Katanya lagi berantem," kata Umar pendek.
Kala itu Tayibbah mengatakan bahwa hubungan dirinya dengan suaminya sendiri tidak baik.
Di siang harinya, Umar mendapati pelaku yang kebingungan mencari keberadaan Tayibbah.
Umar pun akhirnya memberitahukan keberadaan Tayibbah karena merasak tak enak dengan pelaku.
Sesampainya di rumah Umar, Ansori langsung bersujud di depan Tayibbah dan meminta maaf.
Namun permintaan maaf itu tak mengubah perilaku Ansori.
Seusai kejadian itu, Tayibbah tetap mendapat perlakuan kasar hingga akhirnya tewas.
Seorang saksi bernama Kris mengatakan pernah melihat korban dihajar oleh pelaku saat seminggu sebelum korban tewas.
"Saya pernah ngeliat waktu itu lagi beli rokok, semingguan lalu. Saya lagi membeli rokok lihat mereka berantem. (Tayibbah, red) dipukul sekali, menangis gitu," cerita Kris kepada TribunJakarta.com. (Kompas.com/Tria Sutrisna/TribunWow.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dan TribunJakarta.com dengan judul "Polisi: Suami di Pamulang Aniaya Istri hingga Tewas karena Masalah Uang Kembalian" dan Ibu Hamil Muda Sembunyi di Toilet Tetangga Hindari Amukan Lalu Pingsan, Suami Menangis Menyesal, Uang Kembalian Lebih: Tayyibah Tewas Dianiaya Suami, Malam Suka Cekcok, Dini Hari Pernah Begini