Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Refly Harun Samakan Nasib Gibran dengan Puan Maharani: Separuh Politik Itu Klan Darah Biru, Dinasti

Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun menanggapi fenomena majunya putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka di Pilkada Solo 2020.

Kolase (Eot/Man (dpr.go.id)) dan (TRIBUN/HO/Tim Komunikasi dan Medsos Gibran)
Kolase Ketua DPR RI periode 2019-2024, Puan Maharani (kiri) dan Calon Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka (kanan). Refly Harun samakan nasib Gibran dengan Puan di politik. 

"Dia punya kakek yang namanya Bung Karno, punya ayah mantan Ketua MPR yang juga tokoh, punya Ibu mantan presiden," ucapnya.

Maka dari itu, dikatakan Refly Harun bahwa fenomena tersebut seperti tidak adil bagi politikus lainnya.

Namun baginya hal seperti itu bisa dikatakan wajar-wajar saja.

"Jadi wajar saja orang-orang seperti itu berpolitik secara mudah dan murah, tidak perlu berkeringat dan bersusah payah, tiba-tiba langsung di atas," pungkasnya.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini Bongkar Mimpi-mimpi Gibran Rakabuming untuk Bangun Kota Solo

Simak videonya mulai menit ke- 10.34

Refly Harun: Saya Kira Jokowi Bangun Kelam Politiknya

Dalam kesempatan tersebut, Refly Harun memberikan tanggapan terkait direkomendasikannya Gibran Rakabuming Raka menjadi calon wali kota Solo pada Pilkada 2020.

Putra sulung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini sebelumnya mendapatkan rekomendasi dari Partai PDI Perjuangan berpasangan dengan Teguh Prakosa.

Dilansir TribunWow.com, yang menarik menurut Refly Harun adalah, pasangan Gibran dan Teguh mengalahkan bakal calon lainnya yang juga dari PDIP yang saat ini menjadi Wakil Wali Kota Solo, yakni Achmad Purnomo.

Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa sebelum berangkat ke Semarang di kantor DPC PDIP Solo di Jalan Hasanudin Nomor 26, Kampung Brengosan, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Jumat (17/7/2020)
Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa sebelum berangkat ke Semarang di kantor DPC PDIP Solo di Jalan Hasanudin Nomor 26, Kampung Brengosan, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Jumat (17/7/2020) (TribunSolo.com/Ryantono Puji Santoso)

 

Menurutnya, bukan fenomena aneh terkait terjunnya Gibran di politik dan langsung maju sebagai calon wali kota Solo dengan mengalahkan seniornya di PDIP.

Refly Harun menganggap fenomena tersebut seperti membangun politik yang kelam, khususnya dari Jokowi.

Terlebih tidak hanya Gibran, menantu dari Jokowi, Bobby Nasution juga mencalonkan diri pada Pilkada 2020 Kota Medan.

"Saya kira ini fenomena yang terjadi di mana-mana ya, dan saya kira ini adalah Jokowi membangun kelam politiknya," ujarnya, dikutip dari tayangan Youtube Reffly Harun, Jumat (17/7/2020).

"Nanti yang lain juga akan menyusul, Boby Nasution sudah akan dicalonkan di Pilwalkot Medan, sudah ada rekomendasi dari Partai Golkar," imbuhnya.

Ditawari Jokowi Jabatan hingga Cukur Kumis, Ini yang Dialami Purnomo seusai PDIP Pilih Gibran

Refly Harun lantas menilai kondisi seperti itu ada kemungkinan juga akan diikuti oleh putra bungsu dari Jokowi, Kaesang Pangarep ketika sudah tiba pada waktunya.

"Kemudian kita akan lihat adiknya Gibran, juga kalau sudah cukup usia, bisa jadi," kata Refly Harun.

Halaman
123
Tags:
Refly HarunPuan MaharaniGibran Rakabuming RakaJokowiMegawatiPilkada Solo
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved