Artis Terjerat Prostitusi Online
Tarif Rp 20 Juta Prostitusi Online untuk Artis FTV HH Disebut Hanya DP sebelum Berangkat ke Medan
kasus dugaan prostitusi yang menjerat artis FTV dan selebgram HH di Medan mengungkap fakta tentang tarif layanan bisnis di dunia keartisan.
Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNWOW.COM - Tarif artis FTV berinisial HH jadi pertanyaan banyak orang terkait prostitusi online.
Diketahui sebelumnya, kasus dugaan prostitusi yang menjerat artis FTV dan selebgram HH di Medan mengungkap fakta tentang tarif layanan bisnis di dunia keartisan.
Dari hasil pemeriksaan polisi, HH diketahui dibayar Rp 30 juta sekali kencan dengan pengusaha A.
Sementara sisa uang akan dibayar setelah selesai melayani kliennya.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko, Senin (13/7/2020) malam, menjelaskan H diduga dipesan oleh A melalui perantara muncikari.
• Moammar Emka Ungkap Seluk-beluk Prostitusi Artis yang Jerat HH, Ada Mami dan Cara Jaring Pelanggan
Menurutnya, sudah terjadi transaksi. Uang muka atau DP sudah diterima sang artis
"H sudah menerima uang Rp 20 juta dari A. Uang sudah ditransfer ke rekening sang artis," katanya.
"Semula H mengaku ke kita kalau dia langsung berhubungan dengan A. Namun terakhir dia mengakui menghubungi seseorang di Jakarta, dan orang tersebut menghubungkan dengan pemesan di Medan," ungkapnya.
Polisi juga tengah mengembangkan siapa muncikari yang menawarkan H ke A.
Dalam kasus dugaan prostitusi online tersebut, polisi telah memeriksa tiga saksi termasuk HH.
"Saat ini proses gelar masih dilakukan. Dalam waktu dekat akan diinformasikan," katanya.

• Ungkap Permintaan Terakhir HH, Kriss Hatta Sesalkan Hal Ini: Mungkin Masalah ini Nggak akan Ada
Dari tiga orang yang diperiksa oleh Polrestabes Medan terkait dugaan prostitusi yang melibatkan artis FTV, selebgram dan foto model berinisial H (23), satu di antaranya seorang pengusaha berinisial A.
"H ini dipesan melalui muncikari di Jakarta, dan setelah sampai di Medan dia dijemput oleh R. Sedangkan yang memesan berinisial A, merupakan pengusaha," katanya.
Polisi masih melakukan gelar perkara terkait dugaan transaksi prostitusi online.
Selain itu, penyidik tengah mendalami peran R yang menjemput H dari Bandara Internasional Kualanamu Kabupaten Deliserdang.