Terkini Nasional

Eggi Sudjana Sebut Hasil Pilpres Tak Berkekuatan Hukum, Kapitra: Yang Dijudicial Review Satu Pasal

Mantan Tim Hukum dan Advokasi BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengatakan bahwa hasil Pilpres 2019 tidak berkekuatan hukum.

Youtube/Talk Show tvOne
Politisi PDIP, Kapitra Ampera (kiri) berdebat dengan Mantan Tim Hukum dan Advokasi BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Eggi Sudjana dalam acara Dua Sisi 'tvOne', Kamis (9/7/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Mantan Tim Hukum dan Advokasi BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Eggi Sudjana mengatakan bahwa hasil Pilpres 2019 tidak berkekuatan hukum.

Dilansir TribunWow.com, alasannya menurut Eggi Sudjana adalah pengumuman hasil Pilpres dilakukan saat masih ada sengketa yang diajukan oleh kubu lawan.

Yakni terkait Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 5 Tahun 2019, yakni pasal 3 Ayat 7 PKPU tentang Penetapan Pasangan Calon Terpilih, Penetapan Perolehan Kursi, dan Penetapan Calon Terpilih dalam Umum.

Capres petahanan Joko Widodo saat mendatangi kediaman cawapresnya Kiai Haji Maruf Amin di Jl. Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (27/6/2019) malam. Pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin akan menyampaikan pidato terkait hasil sidang sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK) di Bandara Halim Perdanakusuma
Capres petahanan Joko Widodo saat mendatangi kediaman cawapresnya Kiai Haji Maruf Amin di Jl. Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (27/6/2019) malam. Pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin akan menyampaikan pidato terkait hasil sidang sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK) di Bandara Halim Perdanakusuma (KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

Refly Harun Sebut Mahkamah Agung Lalai, Ungkap Fungsi Penting Putusan MA jika Keluarnya Lebih Cepat

Gugatan tersebut akhirnya dikabulkan oleh Mahkamah Agung pada 28 Oktober 2019 dan baru dipublikasikan pada 3 Juli 2020.

Namun lantaran putusan dari MA tersebut baru dikeluarkan pada 28 Oktober 2019, tentunya perhelatan Pilpres 2019 sudah berakhir yang ditandai dengan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20 Oktober 2019.

Dikatakan Eggi Sudjana, KPU terkesan terburu-buru dalam mengumumkan hasil Pilpresnya, yakni pada 21 Mei 2019 dan dilakukan pada tengah malam.

Padahal menurutnya, pihaknya telah mengajukan judicial review pada 13 Mei 2019.

"Jadi KPU ini memutuskan menangnya Pilpres 21 Mei (2019), tengah malam," ujar Eggi Sudjana dalam acara Dua Sisi 'tvOne', Kamis (9/7/2020).

"Tanggal 13 Mei (2019), diajukan judicial review-nya ini," jelasnya.

"Kan mustinya tunggu dong, semua peraturan hukum dalam konteks kalau ada kasus itu di-pending, atau di police line kalau konteksnya pidana," tegasnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved