Terkini Internasional
Kanye West akan Calonkan Diri Jadi Presiden Amerika Serikat, Dapat Dukungan dari istri dan Elon Musk
Penyanyi Internasional Kanye West mengumumkan akan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) 2020.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNWOW.COM - Penyanyi Internasional Kanye West mengumumkan akan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) 2020.
Pernyataan tersebut diumumkan dalam akun media sosial pribadinya pada Minggu (5/7/2020).
Unggahan tersebut langsung mendapat sambutan positif dari istrinya, Kim Kardarshian West dan CEO SpaceX, Elon Musk.

• Jelang Pemilihan Presiden AS 2020, Trump Dinilai Menaikkan Isu Rasial untuk Mencari Dukungan
• Kembali Buat Kontroversi, Donald Trump Bagikan Video Seruan White Power di Akun Twitter Pribadinya
Dilansir Ladbible.com, Minggu (5/7/2020), Rapper tersebut membuat pengumuman di Twitter, di mana ia mengungkapkan niatnya untuk mencalonkan diri hanya empat bulan sebelum hari pemilihan presiden.
"Kita kini harus mewujudkan janji Amerika dengan meyakini Tuhan, menyatukan visi kita dan membangun masa depan kita. Saya mencalonkan diri sebagai presiden Amerika Serikat. #2020VISION," tulisnya dalam akun Twitter @kanyewest.
Unggahan tersebut menuai berbagai macam reaksi, sejumlah dukungan datang dari rekan dan keluarganya.
Istrinya, Kim Kardashian West turut memperlihatkan dukungannya dengan membagikan kicauan kanye West tersebut pada para pengikutnya.

Selain itu, miliader Elon Musk juga turut menyerukan supportnya pada keputusan Kanye.
"Kau mendapat dukungan penuh dariku!," tulis pebisnis terkenal tersebut melalui akun Twitter pribadinya, @elonmusk.
Meskipun ini adalah pertama kalinya Kanye mengumumkan dirinya dalam pencalonan presiden, is dikabarkan pernah berbicara sebelumnya tentang keinginan untuk menjadi presiden pada tahun 2020.
Pada tahun 2015, dalam tayangan MTV Music Video Awards, Kanye mengatakan dia akan mencalonkan diri pada tahun 2020.
Rekan seprofesinya, penyanyi John Legend mengkonfirmasikan kembali pada tahun 2018 bahwa musisi berusia 43 tahun itu sangat serius ketika dia mengatakan akan mencalonkan diri.
Berbicara di podcast Dan Wootton, John Legend mengonfirmasi pernyataan Kanye West tersebut.
"Dia mengatakannya beberapa kali. Ya, saya pikir dia serius," tutur Joh Legend.
"Kurasa dia mencalonkan diri sebagai independen, tetapi dia tidak pernah memberitahuku tentang partai apa yang akan dia ikuti. Namun dia mengatakan beberapa kali bahwa dia tertarik mencalonkan diri sebagai presiden," lanjutnya.
Dan tampaknya Kanye cukup percaya diri dalam kemampuannya untuk mendapat suara, karena pada tahun lalu dia juga sempat mengatakan bahwa dirinya akan menjadi pemimpin AS suatu saat nanti.
"Akan ada waktu ketika saya akan menjadi presiden AS dan saya akan mengingat, setiap pendiri yang tidak memiliki kapasitas untuk memahami secara budaya apa yang kita lakukan," ujar Kanye.
Di lain kesempatan, saat berbicara dalam sebuah wawancara tahun 2018 dengan Power 92 Chicago DJ Pharris , Kanye juga kembali mengungkapkan niatnya tersebut.
"Jika saya memutuskan untuk melakukannya, itu akan dilakukan, saya tidak akan mencoba-coba," kata Kanye.
Dia juga mengungkapkan beberapa rencana kepresidenannya, dengan menambahkan tentang perhatiannya pada dunia medis.
"Salah satu hal utama saya setelah saya menjadi presiden adalah industri medis. Saya akan memastikan bahwa industri medis berkembang," imbuhnya.
Untuk mencalonkan diri sebagai kandidat independen, Kanye perlu mengajukan petisi untuk dimasukkan dalam pemungutan suara pemilihan di 50 negara bagian.
Dan ia perlu segera bergerak karena sejumlah negara bagian memiliki tenggat waktu untuk mendaftar yang berakhir beberapa minggu ke depan.
Koresponden Gedung Putih Yahoo News, Hunter Walker juga menyebutkan bahwa setidaknya ada sembilan negara bagian di mana Kanye akan terlambat untuk mendaftar, termasuk Texas, New York dan Illinois.
(TribunWow.com)