Terkini Internasional
Kembali Buat Kontroversi, Donald Trump Bagikan Video Seruan 'White Power' di Akun Twitter Pribadinya
Presiden AS Donald Trump kembali mendapat kritikan keras terkait isu rasial.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNWOW.COM - Presiden AS Donald Trump kembali mendapat kritikan keras terkait isu rasial.
Ia dituduh menunjukkan keberpihakan pada supremasi kaum kulit putih.
Tudingan dan kritikan tersebut mencuat setelah Trump mengunggah cuitan di media sosial Twitter yang menampilkan seruan "White Power".

• Twitter Memasang Label Peringatan di Atas Cuitan Trump, Sebut Mengandung Ancaman dan Kekerasan
• Jelang Pemilihan Presiden AS 2020, Trump Dinilai Menaikkan Isu Rasial untuk Mencari Dukungan
Ungkapan tersebut umum diserukan untuk menunjukkan bahwa orang berkulit putih memiliki kekuasaan diatas kaum kulit berwarna lainnya.
Dilansir bbc.com, Senin (29/6/2020) Trump membagikan video yang menunjukkan seorang pendukungnya dengan keras meneriakkan ungkapan yang dinilai rasis.
Pendukung tersebut adalah satu di antara sekelompok orang yang mengambil bagian dalam kampanye Trump di sebuah kompleks pensiunan di Florida.
Rekaman itu menunjukkan para pendukung dan penentang presiden saling melecehkan dan saling memaki.
Setelah seorang pemrotes menyebut pendukung Trump rasis, seorang pria mengendarai kereta golf, merespons dengan mengangkat tinjunya dan berteriak "kekuatan putih".
Ungkapan ini adalah seruan umum di antara supremasi kulit putih.
Video ini kemudian ditayangkan kembali oleh Trump di akun Twitter pribadinya, @realDonaldTrump dengan disertai keterangan tertulis.
Dalam cuitan yang kemudian dihapus itu, presiden mengucapkan terima kasih kepada orang-orang hebat di The Villages, merujuk pada komunitas pensiunan di barat laut Orlando tempat demonstrasi berlangsung.
Namun Trump membantah tuduhan bahwa ia berupaya memanfaatkan ketegangan antar ras yang tengah memanas di Amerika.
• Klaim Berjasa Tekan Penyebaran Virus Corona di Perbatasan, Trump Kunjungi Arizona di Tengah Pandemi
Juru bicaranya mengatakan dia tidak mendengar komentar "kekuatan putih" yang diserukan dalam video tersebut.
"Presiden Trump adalah penggemar berat The Villages. Dia tidak mendengar satu pernyataan yang dibuat di video. Yang dia lihat adalah antusiasme yang luar biasa dari banyak pendukungnya," ungkap Juru bicara Gedung Putih, Judd Deere.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS, Alex Azar, menyatakan bahwa pemerintah tidak mendukung adanya supremasi dari kulit putih.