Terkini Nasional
Ganjar Pranowo Iseng Panggil 'Nek', Susi Pudjiastuti Ngomel: Rambut Merah Milenial Dibilang Nenek
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti tidak terima disebut 'nenek' oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Ia mengaku sudah berpesan pada perusahaan-perusahaan di Jawa Tengah bahwa harus ada diskusi dulu terkait nasib karyawan.
Selain itu, jika terpaksa dirumahkan, hal itu akan jauh lebih baik dibanding PHK.
"Kita tekankan dari awal untuk dijadwalkan ulang, diomongkan dengan karyawan, dengan serikat pekerja, bagaimana menata kondisi yang sulit ini."
"Maka dirumahkan menjadi pilihan yang bagus tapi tidak di-PHK," ungkapnya.
Mantan Anggota DPR ini menyampaikan, pihaknya juga sudah berusaha untuk menyelamatkan karyawan akibat pemberhentian kerja.
"Dari catatan itu kalau boleh saya sampaikan kalau dari kami catat itu, kurang lebih ada 294 perusahaan yang terdampak di Jawa Tengah."
"Dan ada 66.990 yang terkena PHK maka kita dari pemerintah menyiapkan untuk me-rescue mereka bagaiman rescue-nya," jelas Ganjar.
• Pamor Anies Kalah dari Ganjar dalam Survei Pilpres 2024, Mardani Ali: Enak Tuh, dari Jokowi Langsung
Ganjar menjelaskan, satu di antara menyelamatkan nasib karyawan adalah dengan Kartu Prakerja.
"Bagaimana kondisi masing-masing pengen kerja apa, terus passion-nya di mana, kita bantu mereka masuk ke kartu prakerja dan seterusnya agar mereka bisa bekerja," tuturnya.
Terkait nasib perusahaan, pemerintah juga telah membantu dengan cara penjadwalan ulang hutang hingga penundaan pajak.
"Pada perusahaannya tentu problem-problem yang dihadapi apa kan ada intensif pajak yang diberikan oleh pusat, kemudian terkait dengan utang ada re-scheduling jadi cara-cara itu yang sekarang kita persiapkan," ucapnya. (TribunWow.com/Brigitta Winasis/Gipty)