Breaking News:

Terkini Nasional

Ganjar Pranowo Iseng Panggil 'Nek', Susi Pudjiastuti Ngomel: Rambut Merah Milenial Dibilang Nenek

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti tidak terima disebut 'nenek' oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Capture YouTube Metro TV
Susi Pudjiastuti memprotes dipanggil 'nenek' oleh Ganjar Pranowo, dalam acara Susi Cek Ombak, Rabu (24/6/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti tidak terima disebut 'nenek' oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Dilansir TribunWow.com, hal itu terungkap dalam tayangan Susi Cek Ombak di Metro TV, Rabu (24/6/2020).

Saat itu presenter Kiky Saputri menghubungi kawan-kawan Susi Pudjiastuti.

Ganjar Pranowo saat dihubungi Susi Pudjiastuti, dalam acara Susi Cek Ombak, Rabu (24/6/2020).
Ganjar Pranowo saat dihubungi Susi Pudjiastuti, dalam acara Susi Cek Ombak, Rabu (24/6/2020). (Capture YouTube Metro TV)

Mengaku Kesulitan Ekonomi selama Pandemi Covid-19, Susi Pudjiastuti: Bukan Sulit Lagi, Stop, Nihil

Setelah sebelumnya menghubungi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, kini giliran Ganjar Pranowo.

Sembari menghubungi Ganjar, Susi menyiapkan diri untuk memasak.

Ganjar segera menyapa Susi setelah panggilan tersambung.

"Bu Susi sehat? Mbak Kiky sehat?" tanya Ganjar Pranowo melalui sambungan telepon.

"Amin, sehat, Pak," jawab Susi Pudjiastuti.

Kiky Saputri juga menjawab demikian.

Saat itu Susi akan memasak dengan menggunakan bahan laut.

"Saya pagi ini mau gangguin sampeyan. Mau ngajarin sampeyan ketahanan pangan dan bagaimana menyehatkan rakyat sampeyan," jelas Susi.

Ganjar iseng menjawab ucapan Susi dengan panggilan 'nenek'.

"Oke, iya, Nek," jawab Ganjar.

Mendengar sebutan itu, Susi segera mengomel.

Ia menunjukkan rambutnya yang disemir warna merah.

"Nenek? Rambut merah milenial begini dibilang nenek," omel Susi Pudjiastuti.

Video Ganjar Pranowo Joget saat Sara Fajira Nyanyi Lathi: Kok Setan-setan Begitu Idenya dari Mana?

Kiky Saputri terbahak mendengar omelan Susi.

Seperti diketahui, Susi adalah sosok yang disegani karena dikenal galak.

Ganjar segera meralat panggilannya.

"Oke, Tante," sahut Ganjar.

Susi mengancam akan mengedit rekaman bagian tersebut.

"Ini di-cut lho, bagian dia bilang nenek enggak boleh ada," ucap Susi sambil mengacungkan tangan.

Ganjar hanya terbahak mendengar hal itu.

Susi kemudian menunjukkan bahan yang akan dimasaknya saat itu, yakni keong sawah.

"Ini tutut, Pak," katanya sambil mengacungkan sebuah keong berwarna hitam.

Ganjar rupanya tidak dapat melihat dengan jelas.

"Itu kelereng?" tanya Ganjar.

"Bukan, ini tutut," jelas Susi.

Susi menjelaskan keong tersebut termasuk dalam jenis ikan yang memiliki kandungan gizi tinggi.

Menurut Susi, keong sawah pun dapat digunakan untuk topping pizza.

"Ini termasuk jenis ikan. Di dalam proteinnya tinggi, kalsiumnya tinggi, fosfornya tinggi," papar Susi.

"Selama ini orang biasa masak dioseng-oseng, tetapi saya menemukan resep baru. Saya jadikan topping pizza," jelasnya.

Lihat Warga Berkerumun untuk Pembagian BST, Ganjar Pranowo Langsung Atur Antrean: Jangan Ngeyel ya

Lihat videonya mulai menit 24:40

Ganjar Tanggapi Isu PHK

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengungkap cara bagaimana mengatasi dan menyiasati ancaman PHK massal akibat pandemi Covid-19.

Hal itu diungkapkan Ganjar Pranowo di channel YouTube Apa Kabar Indonesia tvOne pada Jumat (12/6/2020).

Ganjar Pranowo mengatakan, PHK besar-besaran sebenarnya sudah terjadi dengan berbagai alasan.

 Belasan ASN Kota Semarang Positif Virus Corona, Ganjar Pranowo: Mereka Tertular saat Melayani

Covid-19 menambah tekanan sejumlah perusahaan untuk akhirnya mem-PHK para karyawannya.

"Sebenarnya yang PHK sudah terjadi, yang dirumahkan sudah terjadi, kondisinya macam-macam."

"Ada yang memang mereka mendapatkan tekanan karena Covid ini sehingga penjualannya agak tidak bagus," kata Ganjar.

Namun, papar Ganjar, ada pula sejumlah perusahaan yang mem-PHK karyawannya tidak hanya karena Covid-19.

Menurutnya, ada perusahaan yang sudah mengalami keadaan tidak bagus, lalu dengan adanya Covid-19 dijadikan alasan untuk memecat pegawainya.

"Tapi ada yang belum terlalu jelas persoalannya apa, kita tidak mau ada free riders dari perusahaan yang kemudian karena kondisi awalnya tidak bagus, dengan adanya Covid melakukan PHK," kata dia.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dalam kanal YouTube Apa Kabar Indonesia tvOne, Minggu (7/6/2020).
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dalam kanal YouTube Apa Kabar Indonesia tvOne, Minggu (7/6/2020). (YouTube Apa Kabar Indonesia tvOne)

Ia mengaku sudah berpesan pada perusahaan-perusahaan di Jawa Tengah bahwa harus ada diskusi dulu terkait nasib karyawan.

Selain itu, jika terpaksa dirumahkan, hal itu akan jauh lebih baik dibanding PHK.

"Kita tekankan dari awal untuk dijadwalkan ulang, diomongkan dengan karyawan, dengan serikat pekerja, bagaimana menata kondisi yang sulit ini."

"Maka dirumahkan menjadi pilihan yang bagus tapi tidak di-PHK," ungkapnya.

Mantan Anggota DPR ini menyampaikan, pihaknya juga sudah berusaha untuk menyelamatkan karyawan akibat pemberhentian kerja.

"Dari catatan itu kalau boleh saya sampaikan kalau dari kami catat itu, kurang lebih ada 294 perusahaan yang terdampak di Jawa Tengah."

"Dan ada 66.990 yang terkena PHK maka kita dari pemerintah menyiapkan untuk me-rescue mereka bagaiman rescue-nya," jelas Ganjar.

 Pamor Anies Kalah dari Ganjar dalam Survei Pilpres 2024, Mardani Ali: Enak Tuh, dari Jokowi Langsung

Ganjar menjelaskan, satu di antara menyelamatkan nasib karyawan adalah dengan Kartu Prakerja.

"Bagaimana kondisi masing-masing pengen kerja apa, terus passion-nya di mana, kita bantu mereka masuk ke kartu prakerja dan seterusnya agar mereka bisa bekerja," tuturnya.

Terkait nasib perusahaan, pemerintah juga telah membantu dengan cara penjadwalan ulang hutang hingga penundaan pajak.

"Pada perusahaannya tentu problem-problem yang dihadapi apa kan ada intensif pajak yang diberikan oleh pusat, kemudian terkait dengan utang ada re-scheduling jadi cara-cara itu yang sekarang kita persiapkan," ucapnya. (TribunWow.com/Brigitta Winasis/Gipty)

Tags:
Ganjar PranowoSusi PudjiastutiKiky Saputri
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved