Terkini Daerah
Dikenal Kasar, Dugaan Motif Ayah Bunuh Diri dan Tewaskan 2 Anak di Tangerang: Pisah Ranjang 1 Bulan
Penyelidikan kasus kematian satu keluarga di kampung Sukamantri RT 02/09 Desa Gembong, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang terus berlanjut.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Penyelidikan kasus kematian satu keluarga di kampung Sukamantri RT 02/09 Desa Gembong, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang terus berlanjut.
Rupanya meninggalnya tiga orang keluarga itu dilakukan sang kepala keluarga R (37) yang kemudian juga mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.
Dilansir TribunWow.com dari Warta Kota pada Jumat (13/6/2020), dugaan sementara motif pembunuhan itu karena ekonomi.

• Fakta Terbaru Kematian Keluarga di Tangerang, Ayah Terbukti Jadi Pelaku hingga Adanya Bekas Sperma
Hal itu diungkapkan Kasatreskrim Polrestra Tangerang AKP Ivan Adhitira setelah memeriksa Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Menurut cerita keluarga korban ada dugaan motif ekonomi. Dan masalah internal keluarga antara suami istri," kata Ivan saat dikonfirmasi Warta Kota, Kamis (11/6/2020).
Ivan menegaskan bahwa istri dari R sendiri sempat syok.
Ivan melanjutkan, R dan istrinya memang tengah menjalani hubungan kurang harmonis.
Bahkan, mereka sudah pisah ranjang hampir satu bulan,
Sang Istri untuk sementara tinggal di rumah orang tuanya yang tak jauh dari TKP.
Sebagaimana diketahui selain R, dua anaknya juga tewas dalam kejadian itu.
Kemudian anaknya berinisial NC (14) yang tewas dalam keadaan terlilit tali tambang.
Sedangkan G (3) anak bungsu tewas tenggelam di tong air.
• Ancaman Pembunuh 1 Keluarga di Tangerang ke Istri: Kamu akan Menyesal Tak akan Ketemu Anak-anak Lagi
Dari keterangan para saksi seperti keluarga dan tetangga, R dikenal sebagai pribadi yang sering berperilaku kasar.
Akibatnya istri sering trauma dan pergi dari rumah.
Sebagaimana diketahui, sang istri meninggalkan rumahnya setelah cekcok dengan R hingga berujung pembunuhan,